Penelitian dilakukan untuk mengetahui distribusi kandungan ion dan klorofil pada kedelai kultivar Mahameru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana distribusi dari ion-ion Na+, Cl-, K+, Ca2+ dan Mg2+ pada akar, batang dan daun kedelai kultivar Mahameru yang ditanam dipantai Sodong Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan RCBD (Randomized Completely Block Design) dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan DMRT (Duncan Multiple Range Test). Kedelai ditanam pada lahan pesisir pantai dengan jarak lima puluh meter dari tepi pantai, dibuat blok-blok ukuran satu meter panjang dan dua meter lebar. Pengamatan dilakukan setelah tanaman berumur 30 hari setelah tanam. Kandungan ion diamati menggunakan AAS dan kandungan klorofil diamati menggunakan spektrofotometer. Variabel yang diamati adalah kandungan klorofil a, b dan klorofil total; kandungan ion Na+, Cl-, K+, Ca2+ dan Mg2+ pada akar, batang dan daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kandungan klorofil a, b dan klorofil total. Terjadi peningkatan kandungan ion Na+ pada bagian daun dan peningkatan ion Cl- pada bagian batang. Ketiga ion yang lain K+, Ca2+ dan Mg2+ terjadi penurunan. Kandungan ion yang paling rendah pada akar, batang dan daun adalah ion Mg2+
Copyrights © 2021