Guru belum mampu menerapkan penilaian autentik sesuai dengan kurikulum 2013. Beberapa guru yang melakukan catatan penilaian dari semester kemarin yang belum terisi semua tetapi anak sudah menerima rapor. Penelitian tindakan ini bertujuan untuk untuk menganalisis kemampuan menyusun penilaian autentik pada guru SD melalui penerapan bimbingan individual. Subjek penelitian adalah guru SD yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 orang guru laki-laki dan 7 orang guru perempuan. Data kemampuan guru menyusun penilaian autentik diperoleh melalui penilaian dokumen penilaian yang telah disusun dengan menggunakan instrumen observasi. Teknik analisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif disajikan dalam bentuk rata-rata nilai kemampuan guru menyusun penilaian autentik. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus, Hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan guru dalam menyusun penilaian autentik yaitu sebelum dilaksanakan bimbingan individual nilai rata-rata kemampuan guru sebesar 65,36 meningkat pada siklus I menjadi 71.07 dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 77,59. Simpulan penelitian bahwa penerapan bimbingan individual dapat meningkatkan kemampuan guru SD dalam menyusun penilaian autentik. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun penilaian autentik.
Copyrights © 2023