Latar belakang: Tubektomi adalah prosedur bedah sukarela untuk menghentikan fertilitas (kesuburan) seseorang secara permanen dengan cara mengoklusi tuba falopii sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum. Data yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI pada bulan Januari-Oktober 2017 sebanyak 85 orang, dari 85 orang tersebut yang melakukan kontrasepsi tubektomi sebanyak 74 orang. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi tubektomi pada pasangan usia subur di Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI Tahun 2017. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Variabel independen : pendidikan, usia, paritas dan pekerjaan dan variabel dependen : pemilihan kontrasepsi tubektomi. Hasil: dengan uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara usia (P value 0,009) dan paritas (P value (0,040), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan (P value 0,629) dan pekerjaan (P value 1,000). Saran: Diharapkan agar penyuluhan kepada masyarakat lebih ditingkatkan agar masyarakat semakin mengerti tentang manfaat maupun dampak dari kontrasepsi tubekomi itu sendiri.Kata Kunci : Tubektomi, Pendidikan, Usia, Paritas, Pekerjaan
Copyrights © 2020