Biopolimer diketahui jumlahnya melimpah dan memiliki toksisitas rendah. Hal tersebut sesuai dengan kebutuhan adsorben saat ini, yaitu murah, ramah lingkungan, dan efisiensi tinggi. Biopolimer berbasis polisakarida seperti kitosan potensial untuk dijadikan adsorben karena karakteristik fisiko-kimianya masih dapat terus dieksplorasi. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review yang dilakukan dengan cara mengumpulkan sumber data yaitu jurnal ilmiah 10 tahun terakhir yang terkait dengan pemanfaatan kitosan untuk pemisahan analit secara simultan. Berdasarkan literature review yang telah dilakukan, upaya peningkatan ketahanan dan adsorpsi kitosan dilakukan dengan cara menambahkan nanopartikel, partikel magnetik, bahan alam anorganik, atau material lain. Komposit kitosan yang digunakan untuk pemisahan kation Pb(II) dan Cd(II) secara simultan pada sistem multikomponen menunjukkan ion lain yang berada pada sistem biner, tersier, maupun kuartener menurunkan kapasitas adsorpsi. Adsorpsi pada sistem multikomponen lebih banyak bersifat antagonis dibanding non-interaksi dan sinergi. Selektivitas kitosan termodifikasi untuk ion Pb(II) dan Cd(II) dalam sistem multikomponen bergantung pada penggunaan material untuk modifikasi kitosan dan karakteristik ion logam seperti jari-jari dan elektronegativitas. Oleh sebab jumlah kitosan yang melimpah dan meningkatnya volume limbah cair industri yang mengandung logam berat, kitosan termodifikasi untuk adsorpsi ion logam multikomponen potensial dikembangkan di Indonesia. Kata kunci: kitosan termodifikasi, pemisahan, ion logam, multikomponen, simultan
Copyrights © 2022