Hipertensi suatu gejala penyakit degeneratif kardiovaskuler yang paling banyak di alami oleh lansia dan belum dapat diketahui dengan pasti penyebabnya. Penatalaksanaan hipertensi pada lansia selain dengan farmakologi dapat pula dilakukan dengan non farmakologi seperti senam lansia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh senam lansia terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian ini adalah quosy eksperimen dengan pendekatan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah lansia yang menderita hipertensi sebanyak 23 responden dan sampel yang digunakan sebanyak 16 responden menggunakan purposive sampling. Data yang diambil dengan menggunakan lembar observasi tekanan darah. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh pemberian Senam Lansia Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertesi di dusun Wonokoyo Mojosari Mojokerto yang dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon p=0.001, α sebesar 0,05 sehingga p<α maka H1 diterima. Dengan hasil 7 orang responden (43,8%) dengan tekanan darah normal dan 9 responden (56,2%) dengan hipertensi ringan atau perbatasan. Hal ini menunjukkan senam Lansia secara teratur dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Penurunan tekanan darah disebabkan karena latihan senam Lansia dapat menyebabkan penurunan denyut jantung maka akan menurunkan cardiac output (curah jantung). yang pada akhirmya menyebabkan penurunan tekanan darah dan peningkatan efesiensi kerja jantung dicerminkan dengan penurunan tekanan sistolik rata-rata 10 mmHg, sedangkan penurunan tekanan perifer dicerminkan dengan penurunan tekanan diastole 5-10 mmHg
Copyrights © 2023