Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh atau kontibusi factor individual ibu bayi terhadap upaya perbaikan gizi bayi pada Posyandu. Studi expost fakto dengan desain corelasional causal effect ini melibatkan sembilan variabel prediktor dan satu variabel respons. Dengan menggunakan teknik analisi regresi ganda, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu ibu bayi berpengaruh secara signifikan terhadap upaya perbaikan gizi bayi. Besarnya nilai kontribusi variabel predikator terhadap upaya perbaikan gizi bayi, secara parsial sebagai urutan berikut: (1) keaktifan ibu bayi mengikuti penyuluhan gizi sebasar 52,3%, (2) pendidikan formal ibu bayi sebesar 43,9%, (3) lama ibu bayi menjadi anggota posyandu sebesar 42,7%, (4) jumlah anak sebesar 41,1%, (5) usia ibu bayi sebesar 35,5%, (6) tingkat penghasilan ibu bayi sebesar 29,7%, dan (7) keaktifan mengikuti penyuluhan gizi bayi sebesar 40,8%. Sedangkan jenis pekerjaan ibu bayi dan jabatan ibu bayi di masyarakat, nilai kontribusinya sangat kecil dan tidak signifikan. Kontribusi X1 s.d. X9 terhadap Y secara simultan sebesar 53,1%. Saran: (1) kepada kader aktif Posyandu agar berusaha lebih konsisten memotivasi calon ibu bayi untuk mengikuti kegiatan Posyandu; dan memotivasi ibu bayi agar lebih aktif. Kader diharapkan lebih semangat dan mampu menumbuhkan kesadaran baru dan menjadikan ibu bayi merasa sangat butuh terhadap keberadaan Posyandu. (2) Substansi dan metode penyuluhan gizi bayi, terutama yang berkaitan dengan materi, media dan teknik penyuluhan hendaknya disesuaikan dengan faktor individu ibu bayi; karena tingkat pendidikan rata-rata ibu bayi di perdesaan secara umum masih kurang memadai.
Copyrights © 2022