Perkembangan industri digital membuahkan beragam inovasi platform jual beli online, yaitu e-commerce dan marketplace yang salah satunya kian berkembang melalui media sosial Instagram sebuah media sosial dengan fitur utama unggahan foto dan video. Pengguna Instagram terbanyak adalah remaja yang sedang dalam fase pencarian jati diri dan aktualisasi diri supaya diterima oleh lingkungan, sehingga mereka menggunakan Instagram untuk mengikuti tren terkini. Salah satu yang menjadi kriteria tren di Instagram adalah selebgram yang memengaruhi pemasaran berbagai produk endorsement untuk menarik pengikut mereka berbelanja. Kebutuhan mengikuti tren yang diakomodasi melalui pemasaran produk oleh selebgram di Instagram menarik remaja untuk berbelanja. Jika perilaku berbelanja ini tidak terkontrol akan cenderung mengarah ke compulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan kontrol diri dan compulsive buying pada remaja putri yang menggunakan Instagram. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 130 remaja putri yang aktif menggunakan Instagram untuk mengisi skala adaptasi Full-Self Control Scale dan Edward Compulsive Behaviour Scale. Berdasarkan analisis Pearson Correlation, hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara kontrol diri dan compulsive buying pada remaja putri pengguna Instagram (r = -0,088; p ≥ 0,05).
Copyrights © 2023