Implementasi dakwah di era kekinian dan di masa mendatang akan semakin berkembang dan kompleks, sebab permasalahan yang dihadapi oleh juru dakwah atau muballigh juga akan semakin berkembang dan meningkat komplesitasnya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa berbagai perubahan dalam masyarakat, baik dalam pola pikir, sikap, maupun perilaku, sehingga strategi dakwah yang diterapkan harus beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dan pertumbuhan masyarakat sebagai obyek dakwah. Dakwah Islamiyah punya kaitan simbiosis dengan seni, dimana makna dan nilai-nilai Islam dapat dipadukan. Namun dalam hal ini perlu adanya konsep dakwah yang strategis, dengan pengelolaan secara profesional yang mampu mengakomodasi segala permasalahan sosial. Ketika dihadapkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka seni dalam kaitannya dengan dakwah Islamiyah dihadapkan pada kenyataan bahwa seni dapat menjadi metode atau media dakwah, namun juga menjadi sasaran antara bagi dakwah Islamiyah itu sendiri. Akibatnya, relevansi seni sebagai media dakwah di era kekinian turut dipertanyakan pada tatanan ilmplementasi dan strategi. Sebagai media atau metode, seni mempunyai proyeksi yang mengarah pada pencapaian kesadaran kualitas keberagamaan Islam yang pada gilirannya mampu mernbentuk sikap dan perilaku Islami yang tidak menimbulkan gejolak sosial, tetapi justru makin memantapkan perkembangan sosial. Sedangkan sebagai sasaran, dakwah Islamiyah diarahkan pada pengisian makna dan nilai-nilai Islami yang integratif ke dalam segala jenis seni dan budaya yang akan dikembangkan. Keyword: Dakwah, Kulturan, Media, Seni
Copyrights © 2019