Jurnal Fatwa Hukum
Vol 6, No 2 (2023): E-Jurnal Fatwa Hukum

PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PEMBACA BUKU BACAAN ANAK DI BAWAH UMUR YANG MENGANDUNG KONTEN PORNOGRAFI (Studi Kasus Di Pontianak)

DESTA RAHMADANIA NIM. A1011191266 (Faculty of Law Tanjungpura University)



Article Info

Publish Date
15 May 2023

Abstract

Abstrac According to Law Number 3 of 2017 concerning the Book System, one of the requirements for a book to be eligible for circulation is that it is prohibited to contain pornographic elements. Currently, people are worried about books that are not child-friendly because they contain pornographic elements, both in educational and non-educational books. As we know pornography has a negative impact in the form of being able to damage the morals, mentality and character of children.This research is an empirical research whose nature is descriptive by analyzing the subject and research object. The sources and data used in this study are primary data and secondary data. Data collection techniques used are direct communication techniques and document study techniquesThe research results obtained by the authors in this study concerning the protection of minors who read books containing pornographic content indicate that protection of the rights of minors. Because there is no report submitted to KPPAD, protection is automatically not given because it is only information that is not necessarily true, it's just confusing and there are no reporters, because KPPAD provides this protection based on complaint offenses and the role of the government in supervising reading books containing pornographic content , The government can actively carry out campaigns to increase public awareness , the government can also implement organ recognition education for children at an early age so that they know which organs of the body may or may not be seen or touched by other people and how to avoid sexual violence .Keywords : Consumer Protection, Children's Reading Books, Pornography Abstrak Syarat sebuah buku layak beredar menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Sistem Perbukuan salah satunya adalah dilarang mengandung unsur pornografi. Saat ini masyarakat dikhawatirkan dengan adanya buku-buku yang tak ramah anak karena mengandung unsur pornografi baik pada buku pendidikan maupun non pendidikan. Seperti yang kita tahu pornografi membawa dampak yang negatif berupa dapat merusak moral, mental dan karakter anak-anak.Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang sifat penelitiannya deskriptif dengan menganilisis subjek dan objek penelitian. Sumber dan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung dan teknik studi dokumenHasil penelitian yang diperoleh penulis dalam penelitian ini mengenai perlindungan anak dibawah umur yang membaca buku mengandung konten pornografi menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hak anak dibawah umur . Karena tidak ada masuk laporan ke KPPAD , otomatis tidak di berikan perlindungan karena itu sifatnya hanya informasi yang belum tentu afsah kebenarannya hanya simpang siur dan pelapornya tidak ada , karena KPPAD memberikan perlindungan ini mendasarkan delik aduan dan Peran Pemerintah dalam mengawasi buku bacaan yang mengandung konten pornografi, Pemerintah dapat secara aktif melakukan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat , Pemerintah juga dapat menerapkan pendidikan pengenalan organ tubuh kepada anak diusia dini agar mereka tahu organ tubuhnya yang boleh atau tidak boleh dilihat atau disentuh orang lain dan cara terhindar dari kekerasan seksual .Kata kunci : Perlindungan Konsumen,Buku Bacaan Anak,Pornografi 

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...