Telah dilakukan penelitian berjudul: Karakterisasi Gliserol yang Disintesis dari Minyak Mahoni (Swieteni macrophylla King) di Kota Kendari dengan Spektofotmeter FTIR. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui katakteristik gliserol yang dihasilkan khususnya karakteristik berdasarkan analisis spektofotometer FTIR. Penelitian dimulai dengan isolasi minyak mahoni dan diperoleh minyak berwarna kuning bening dengan hasil karakterissasi spektofotometer FTIR memperlihatkan serapan pada panjang gelombang 2924,09 cm-1 dan 2854,65 cm-1 menunjukkan adanya ikatan C-CH2, serapan pada 1743,56 cm-1 yang menandakan adanya ikatan C-O, serapan pada 1458,18 cm-1 yang memperlihatkan adanya ikatan C-H2, serta adanya ikatan O-C-O ditunjukkan oleh hadirnya puncak pada 1373,32 cm-1. Ada pula puncak pada 725,23 cm-1 yang memperlihatkan adanya gugus metil yang berdekatan. Adapun hasil analisis spektofotometer FTIR terhadap gliserol hasil sintesis memperlihatkan adanya puncak-puncak pada 3379,29 cm-1 yang menunjukkan ada gugus hidroksil O-H, serapan pada 2924,09 cm-1 dan 2854,65 cm-1 yang berkenaan dengan absorbsi ikatan C-H serta serapan pada 1033,85 cm-1 yang berasal dari ikatan C-O. Hasil analisis tersebut menunjukkan keberhasilan sintesis gliserol dari minyak mahoni yang diperoleh di kota Kendari.
Copyrights © 2021