Penyebaran wabah virus dewasa ini marak terjadi sehingga mengakibatkan masyarakat kekurangan sistem imun kekebalan tubuh. Penting bagi masyarakat untuk mengonsumsi makanan menyehatkan berupa sayuran yang dapat ditanam di pekarangan rumah, mengingat terbatasnya lahan pertanian. Microgreen adalah sayuran yang kaya akan kandungan vitamin, dan dapat dibudidayakan di pekarangan rumah. Faktor yang perlu dipertimbangkan, salah satunya adalah pemberian nutrisi dan penggunaan media tanam yang dapat mendukung hasil microgreen. Terdapat banyak jenis tanaman yang dibudayakan menjadi microgreen, salah satunya adalah bunga matahari. Pemberian nutrisi seperti air cucian beras dan penggunaan media tanam seperti cocopeat, arang sekam, dan kertas tisu dinilai dapat meningkatkan hasil microgreen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air cucian beras dan penggunaan media tanam terhadap hasil microgreen bunga matahari (Helianthus annuus L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Desember 2021 di Simo Mulyo Baru, Kota Surabaya, Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan sistem Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi air cucian beras yang terdiri atas 4 taraf perlakuan dan faktor kedua yaitu penggunaan media tanam yang terdiri dari atas 3 taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi 20% air cucian beras dan penggunaan media tanam cocopeat dapat meningkatkan rata-rata hasil microgreen.
Copyrights © 2022