Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH KOMPOSISI NUTRISI HIDROPONIK DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCHOY (Brassica chinensis L.) YANG DITANAM SECARA HIDROPONIK Suhardjono, Hadi; Guntoro, W
AGRITROP Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.557 KB) | DOI: 10.32528/agr.v11i1.673

Abstract

Hidroponik adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan tentang usaha penanaman tanpa menggunakan media tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisinutrisi hidroponik dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy yang ditanam secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan di screenhouse milik Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Penelitian ini  merupakan percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor dan diulang tiga kali. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama komposisi nutrisi hidroponik dan faktor kedua adalah varietas pakchoy.  Hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang nyata antara komposisi nutrisi hidroponik dengan varietas pakchoy, tetapi terdapat pengaruh pertumbuhan yang sangat nyata dari dua jenis varietas pakchoy yang dibudidayakan pada kondisi lingkungan dengan perlakuan komposisi nutrisi hidroponik yang sama. Kata kunci : Nutrisi hidroponik, hidroponik, varietas, Pakchoy.
RESPON TANAMAN KEDELAI (Glycine max Merr) TERHADAP JUMLAH AIR YANG DIBERIKAN Guntoro, W.; Suhardjono, Hadi; Moeljani, Ida Retno; Sulistyono, Agus
AGRITROP Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.14 KB) | DOI: 10.32528/agritrop.v16i2.1804

Abstract

Kekurangan air merupakan masalah yang sering dijumpai pada pertanaman kedelai. Umumnya tanaman kedelai ditanam pada musim kemarau dan atau pada lahan kering beriklim kering. Tanaman kedelai produksinya sangat ditentukan oleh jumlah dan distribusi curah hujan yang tidak merata dalam musim tanam.  Kemampuan tanaman untuk hidup pada kondisi kekurangan air merupakan keberhasilan suatu tanaman untuk menyesuaiakan diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jumlah air yang diberikan terhadap pertumbuhan tanaman kedelai.  Penelitian dilakukan di Balai Benih Induk Palawija Malang.  Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok yang diulang tiga kali, dan terdiri dari tiga macam perlakuan yakni : Jumlah air yang diberikan setaraf kapasitas lapang (A1), setengah kapasitas lapang (A2), dan seperempat kapasitas lapang (A3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada variabel pertumbuhan yakni tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang akar dan berat kering akar.  Perlakuan terbaik adalah perlakuan A1 atau jumlah air yang diberikan setaraf dengan kapasitas lapang untuk masing-masing variabel tinggi tanaman (83,50 cm), jumlah daun (19,00), luas daun (835 cm2), panjang akar (592,86 mm) dan berat kering akar (0,24 g).
COST AND PERSONNEL-EFFECTIVE TRANSFER USE OF SUGARCANE FIELD INTO ELEPHANT CASSAVA Suwandi, '; Suhardjono, Hadi; Maroeto, '; Mindari, Wanti
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.945 KB) | DOI: 10.37303/peduli.v2i1.48

Abstract

ConvertingLandusecaneintocassavaelephantinKlintervillageaimedtohelpcostandlaboreffective.The declineofsoilhealth,sugarcaneyield,andfarmerincomes,encouragefarmerstoswitchbusinesses.Inorderto increasetheincomeoffarmers,theyshouldbeintroducedtoeasyandcheapalternativecultivations.Elephant cassavasareeasytomaintainandhavelow costinput,butstillareexcellentagriculturalproductsandmuch sought afterbyconsumers.Varietyprocessingofcassavaintofoodsandingredients,iscausingittobecome oneof customers favorites.Methods ofimplementation are through the tutorial,practice,monitoring andevaluation.By understanding the truecultivation techniques,itwillimprovethe levelofsoilfertility andproductivity.One alternativewas toadd organic matters tothe soil,which has been rarely practiced.Provision oforganic materials thathave asignificantimpactonsoilfertilityis indicatedby thecontentofhumate.Naturalhumateinsoilisin smallnumbers andneedhundreds ofyears tobe available.Application ofhumic acidin soilis expectedto dissolve,adsorbthemacroandmicroofsoilnutrients,thus increasingitsavailabilitytoplants.Monitoringand evaluation activities areconductedevery month,after the startofactivity andtroubleshootproblems thatoccur whentheactivitiestakeplace.
The Study of Color Spectrum Curs Value Against Sunlight Color and Artificial Light for Plant Growth Santoso , Juli; Suhardjono, Hadi; Wattimury, Agricia
Nusantara Science and Technology Proceedings Seminar Nasional Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2020.0602

Abstract

Conventional crop cultivation systems experience several limitations, including the season, the length of day that does not match the needs of the plant, the availability of water and the narrowing of agricultural land due to population growth. Indoor farming can be a solution to overcome limitations in conventional cultivation. Indoor farming is an indoor farming system with a controllable climate, including light, temperature, evaporation and air circulation. Sunlight is the main light source in nature. Light is an electromagnetic wave that carries a form of energy. Sunlight has many functions for life on earth, one of which is as a source of energy for plants to carry out photosynthesis. Photosynthesis is a biochemical process for the formation of food substances such as carbohydrates carried out by plants. Photosynthesis takes place using chlorophyll, carbon dioxide and water and the help of sunlight energy. Sunlight consists of UV rays, visible rays and infrared rays. Visible light has a wavelength between 400 - 700 nm. Visible light is the light that plants use for photosynthesis. Chlorophyll can absorb red (600-700 nm) to blue (400-500 nm) wavelengths. The quality of sunlight is good for plant growth because it has the entire spectrum needed for photosynthesis. Artificial light from lamps that are used as a substitute for sunlight in order to support plant growth must have the quality according to plant needs. The quality of light from each source is not the same. This is the basis for conducting the study, namely comparing the quality of sunlight and artificial light sources such as lamps. Based on the studies that have been done, the color spectrum of artificial light that approaches the spectrum of sunlight is the white color spectrum. A more efficient substitute for the white color spectrum for plant photosynthesis with the pigment chlorophyll is the blue and red or growlight color combination.
Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa L.) yang Dibudidayakan pada Berbagai Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair dengan Sistem Vertikultur Efendy, Yessy Pristika; Suhardjono, Hadi; Widiwurjani, Widiwurjani
JURNAL AGROTROPIKA Vol 23, No 1 (2024): Jurnal Agrotropika Vol 23 No 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v23i1.8226

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) is one of the important and popular vegetable crops in Indonesia. City development and massive urbanization have resulted in the shrinking of agricultural land in urban areas. Home gardens have great potential if managed optimally and planned. Therefore, the concept of urban farming with the vertical farming method can be a solution. This study aimed to determine the optimal composition of planting media and liquid organic fertilizer (LOF) concentration for the growth and production of pakcoy plants. This study used a completely randomized design (CRD) with two factors. The first factor was the composition of the planting medium, which consisted of three levels: soil, compost, and goat manure with a ratio of 1:1:1, 1:1:2, and 1:2:1. The second factor was the concentration of LOF and urea, which consisted of four levels: 1 gram urea, 2 ml/liter water, 4 ml/liter water, and 6 ml/liter water. The results of the study showed that the combination of planting medium composition and LOF concentration had an effect on all observation parameters. The combination of planting medium composition 1:1:2 and LOF concentration of 4 ml/liter water produced the best results for all observation parameters, namely plant height, number of leaves, total fresh weight, fresh head weight, fresh root weight, and plant dry weight. Key words : Pakcoy mustard, verticulture, media composition, concentration, LOF
Peran Air Leri dan Media Tanam Terhadap Produksi Vitamin C dan Kalsium (Ca) Pada Microgreen Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Susanto, Nadia Octavia; Suhardjono, Hadi; Sutini, Sutini
AGRICOLA Vol 12 No 2 (2022): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/ag.v12i2.4840

Abstract

Penyebaran wabah virus dewasa ini marak terjadi sehingga mengakibatkan masyarakat kekurangan sistem imun kekebalan tubuh. Penting bagi masyarakat untuk mengonsumsi makanan menyehatkan berupa sayuran yang dapat ditanam di pekarangan rumah, mengingat terbatasnya lahan pertanian. Microgreen adalah sayuran yang kaya akan kandungan vitamin, dan dapat dibudidayakan di pekarangan rumah. Faktor yang perlu dipertimbangkan, salah satunya adalah pemberian nutrisi dan penggunaan media tanam yang dapat mendukung hasil microgreen. Terdapat banyak jenis tanaman yang dibudayakan menjadi microgreen, salah satunya adalah bunga matahari. Pemberian nutrisi seperti air cucian beras dan penggunaan media tanam seperti cocopeat, arang sekam, dan kertas tisu dinilai dapat meningkatkan hasil microgreen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air cucian beras dan penggunaan media tanam terhadap hasil microgreen bunga matahari (Helianthus annuus L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Desember 2021 di Simo Mulyo Baru, Kota Surabaya, Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan sistem Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi air cucian beras yang terdiri atas 4 taraf perlakuan dan faktor kedua yaitu penggunaan media tanam yang terdiri dari atas 3 taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi 20% air cucian beras dan penggunaan media tanam cocopeat dapat meningkatkan rata-rata hasil microgreen.
THE EFFECT OF AB MIX FERTILIZER CONCENTRATION AND PLANTING MEDIA ON THE GROWTH AND YIELD OF PAKCOY (Brassica rapa L.) USING A HYDROPONIC WICK SYSTEM Martalina, Savira Dwi; Widiwurjani, Widiwurjani; Suhardjono, Hadi
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 3 No. 4 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijomral.v3i4.233

Abstract

Determining the concentration of nutrients and planting media in a hydroponic wick system is necessary to increase the growth and yield of Pakcoy mustard greens (Brassica rapa L.). The research used a Completely Randomized Factorial Design consisting of 2 factors. The first factor is the concentration of AB Mix fertilizer, which consists of 4 levels, namely 500 ppm, 1.000 ppm, 1.500 ppm, and 2.000 ppm. The second factor is the planting media, which consists of 2 levels: cocopeat planting media and husk charcoal. If the analysis result shows a significant difference, then continue with the BNT test at the 5% level. The research stated that applying 1.500 ppm AB Mix fertilizer and husk charcoal planting media could provide the best results in all parameters
INDUKSI MUTASI SINAR GAMMA TERHADAP KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS M1 CABAI RAWIT PRENTUL KEDIRI Rohcahyani, Fadilla Eka; Moeljani, Ida Retno; Suhardjono, Hadi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 10 No. 2 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v10i2.94

Abstract

Induksi mutasi dengan sinar gamma merupakan metode pemuliaan tanaman yang efektif dalam upaya merakit varietas unggul baru. Cabai rawit Prentul Kediri adalah komoditi lokal yang berpotensial untuk dikembangkan menjadi varietas unggul baru. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh mutasi sinar gamma terhadap tingkat keragaman genetik dan heritabilitas pada generasi M1 cabai rawit Prentul Kediri. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2021-Februari 2022, di Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan terhadap generasi M1 cabai rawit Prentul Kediri hasil keturunan dari generasi M0 hasil induksi mutasi sinar gamma dengan dosis 100 Gy, 200 Gy, 300 Gy. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Analisis yang diigunakan yaitu analisis BNJ taraf 5%, standar deviasi (SD), koefisien keragaman genetik (KKG), koefisien keragaman fenotipe (KKF) dan heritabilitas (H2). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pada karakter jumlah daun, umur berbunga, jumlah buah per tanaman dan bobot buah per tanaman. Tingkat keragaman genetik dan heritabilitas pada populasi M1 hasil dari masing-masing dosis mutasi yaitu dari rendah sampai tinggi (beragam).
PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Fadlillah, Ifan; Moeljani, Ida Retno; Suhardjono, Hadi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 10 No. 2 (2022): Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v10i2.96

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, bawang merah menjadi salah satu komoditas bernilai tinggi dan banyak petani di Indonesia yang mengusahakannya. Giberelin sebagai hormon tumbuh pada tanaman yang berpengaruh terhadap sifat genetik, seperti dapat mempercepat perkecambahan biji, pertumbuhan tunas, pemanjangan batang, pertumbuhan daun, dan merangsang pembungaan. Paclobutrazol merupakan zat pengatur tumbuh yang dapat menghambat pertumbuhan vegetatif tanaman, namun memperbanyak hasil fotosintesis dalam tanaman dan mampu menstimulasi induksi pembungaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh dan lama perendaman terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan dilahan percobaan Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pengembangan Benih Padi dan Palawija, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah ZPT yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu GA3 konsentrasi 40 ppm dan Paclobutrazol konsentrasi 200 ppm. Faktor kedua adalah lama perendaman yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu lama perendaman 15 menit, 30 menit dan 45 menit. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan perendaman ZPT GA3 memberikan pengaruh sangat nyata terhadap umur bunga pertama, sedangkan ZPT Paclobutrazol berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah umbel per rumpun. Perlakuan lama perendamantidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Tidak terdapat interaksi antara ZPT dan lama perendaman terhadap semua parameter pengamatan.
Pengaruh Konsetrasi Paclobutrazol dan Model Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Varietas Inpari-42 Fauziah, Imroatul; Sulistyono, Agus; Suhardjono, Hadi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 12 No. 1: Januari 2024
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v12i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi paclobutrazol dan model tanam yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2023 di persawahan di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi Paclobutrazol terdiri dari 4 taraf yaitu P0 = 0 ppm (Kontrol); P1 = 200 ppm; P2 = 400 ppm; P3 = 600 ppm. Faktor 2 : Model Tanam (M) yang terdiri dari 3 taraf yaitu M1 = Tegel; M2 = Sistem Tanam Jajar Legowo 2:1; M3 = Sistem Tanam Jajar Legowo 4:1 Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi paclobutrazol 600 ppm menunjukkan pengaruh terbaik terhadap parameter jumlah tanaman, klorofil daun, jumlah malai, jumlah bulir, dan berat panen. Perlakuan model tanam jajar legowo 4:1 menunjukkan pengaruh terbaik pada jumlah malai dan bulir padi.