Wilayah Desa Sengon sering mengalami kekeringan, sungai-sungai yang pada musim penghujan banyak terdapat air, pada musim kemarau menjadi berkurang airnya dan sebagian kawasan terkadang menjadi kering. Air yang digunakan haruslah memenuhi syarat dalam segi jumlah maupun mutunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan air, perencanaan dimensi embung, dan stabilitas embung terhadap gaya-gaya yang bekerja. Cara untuk melakukan perencanaan dimensi embung yaitu dengan cara melakukan observasi di lokasi penelitian dan mendapatkan data dari instansi terkait guna memperoleh data ataupun informasi yang akurat. Dari hasil analisis yang telah dilakukan pada perencanaan embung Desa Sengon Kec.Ngambon untuk kebutuhan pengairan lahan pertanian menghasilkan beberapa output yang dapat disimpulkan yakni meliputi : Jumlah kebutuhan air lahan pertanian Desa Sengon 103.950 m3 per 3 bulan, tinggi embung direncanakan berdasarkan elevasi Muka Air Banjir (MAB) dan tinggi jagaan dengan tinggi total 4 m, sketsa tubuh embung yang direncanakan sudah memenuhi kebutuhan lahan pertanian Desa Sengon yaitu sebesar 160.000 m3 dan sisa air digunakan untuk air baku, perencanaan pintu sorong terhadap stabilitas-srabilitas dan gayagaya yang bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku (aman).
Copyrights © 2018