Sejarah adalah menyangkut hubungan dan keterkaitan antara satu peristiwa dengan peristiwa lain, dan hal ini menyangkut dua level waktu, pertama; masa lalu yang dialami manusia sebelumnya, dan kedua; masa kini dan juga masa yang akan datang. Sejarah merupakan satu bentuk pengetahuan yang mengkombinasi dan menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa mendatang. Artikel ini akan menelusuri konsep Marshall G. S Hodgson dalam menyajikan sebuah sejarah –khususnya dalam kajian sejarah Islam– serta usaha radikal yang ia lakukan untuk memberikan definisi baru tentang sejarah. Hodgson berusaha untuk menekankan pentingnya menyajikan sejarah dengan cara seobjektif mungkin meskipun ia adalah penganut Quaker. Seorang historian dituntut untuk berusaha mengupas sejarah sesuai dengan fakta yang ada. Karena bagi Hodgson, para historian masih sangat bersifat eksklusif dan subjektif yang merupakan wujud dari kecenderungan- kecenderungan pribadi dalam menafsirkan sejarah. Sehingga sering terjadi distorsi- distorsi dari sebuah peristiwa. Dengan menggunakan metode komparasi, besar kemungkinan akan terjalin suatu keakraban antara objek- objek berbeda yang menjadi fokus utama dalam kajian sejarah.
Copyrights © 2018