Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran keterampilan vokasional. Saat pembelajaran keterampilan vokasional, guru belum menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pembelajaran untuk anak tunagrahita. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu: tahap pertama berupa tes kemampuan awal (pretest) untuk mengetahui jumlah skor awal yang diperoleh siswa sebelum diberikan perlakuan, kemudian dilanjutkan dengan tahap kedua berupa perlakuan dalam pembelajaran berupa metode pembelajaran demonstrasi. Tahap ketiga berupa tes kemampuan akhir (posttest) untuk meninjau pengaruh dari treatment yang telah diberikan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa metode demonstrasi efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan vokasional membuat cinderamata untuk anak tunagrahita ringan kelas X di SLB Asuhan Anak Nasional Payakumbuh.
Copyrights © 2021