Proyek konstruksi berkembang semakin besar dan rumit dewasa ini baik dari segi fisik maupunbiaya. Oleh karena itu, dalam pengerjaan proyek tersebut sangatlah dibutuhkan sumber daya yangbaik. Selain itu diperlukan fungsi controlling, yaitu suatu sistem manajemen proyek yang mulai darifase awal proyek hingga fase penyelesaian proyek sangatlah dibutuhkan untuk menentukan kinerjaproyek dan menjalankan sistem pengelolaan proyek tersebut agar terjadi suatu sistem yang baik danterintegrasi antara biaya dan waktu khususnya.Konsep Earned Value merupakan salah satu alat yang digunakan dalam pengelolaan proyek yangmengintegrasikan biaya dan waktu. Hasil dari Earned Value adalah kita dapat mengetahui kinerjaproyek yang dapat digunakan sebagai early warning khususnya pada aspek biaya dan waktu. Hasilyang didapat pada pengukuran kinerja proyek The Grove Apartement pada bulan ke-7 ini adalahnilai BCWS (Budgeted Cost of Work Schedule) Rp 29.833.646.157,14. Nilai BCWP (Budgeted Costof Work Performed) Rp 23.930.604.670,00. Nilai ACWP (Bugeted Cost of Work Performed) Rp23.666.136.487,07.Berdasarkan parameter BCWS, BCWP dan ACWP diperoleh nilai CV (Cost Variance) Rp57.086.461,44. Nilai SV (Schedule Variance) Rp (-) 6.038.031.645,74. Nilai SPI (SchedulePerformance Index) 80%. Nilai ECD (Estimated Complection Date) 287 Hari > TAC (Target AtCompletion) 217 Hari. Hasil tersebut menunjukan proyek mengalami keterlambatan danpembengkakan biaya dari yang telah direncanakan.
Copyrights © 2016