Aspal beton adalah salah satu tipe lapisan perkerasan lentur yang dimana pada prosespembuatannya ada koordinasi antara bahan penyusun yaitu, agregat kasar, agregat halus dan jugaaspal. Aspal sendiri adalah material yang bersifat viskoelastik dimana akan mencair ketikadipanaskan dan mengeras ketika didinginkan. Dari sifat tersebut dapat dikatakan bahwatemperatur sangat berpengaruh pada perkerasan aspal pada khususnya dan pasti juga berdampakpada campuran aspal beton pada umumnya. Selain itu adanya sifat elastic juga berdampak padaperubahan bentuk aspal pada kondisi beban yang berbeda. Ketika beban yang diberikan lebih dariambang batas elastis aspal, maka pada akhirnya akan memasuki fase plastis dimana aspal tidakakan kembali ke bentuk semula sblm diberikan beban. Hal inilah yang menjadi salah satupenyebab mengapa jalan saat ini sering mengalami kerusakan.Untuk mengetahui kerusakan jalan secara menyeluruh perlu dilakukan penelitian jangka panjangyang mana memerlukan waktu yang lama dan juga biaya yang tidak kecil, sehingga dalambeberapa tahun terakhir telah dilakukan berbagai macam simulasi dan pemodelan yang bertujuanuntuk mendapatkan spectrum perkembangan kerusakan jalan dalam waktu yang lebih singkat.Salah satunya pemodelan yang ada adalah dengan pengaplikasian model Prony Series yangmenggunakan keofisien Prony Series untuk fitting data uji laboratorium dan pemodelanviskoelastik material. Untuk penelitian ini diharapkan dapat mendapatkan jumlah nilai PronySeries yang paling efisien agar menghasilkan fitting hasil uji laboratorium yang paling mendekatipemodelan Prony Series.Dari hasil penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa dengan menggunakan lebih banyakmengimplementasikan keofisien Prony Series ke dalam pemodelan, akan didapatkan hasil fittingyang lebih smooth atau memiliki tren error yang lebih kecil dibandingkan penggunaan keofisienyang lebih sedikit.
Copyrights © 2019