ABSTRAK Kecenderungan warga untuk memilih tempat tinggal yang tidak jauh dari pusat-pusat layanan umum memunculkan pemikiran untuk me-redesain Gedung Rumah Susun Papua di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, agar juga mempunyai fungsi sebagai tempat aktivitas ekonomi selain sebagai tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi Gedung Rumah Susun Papua 3 dengan 3 lantai menjadi 5 lantai, yang bisa berfungsi sebagai tempat tinggal dan pusat perbelanjaan. Gedung direncanakan menggunakan sistem pemikul gaya lateral dinding geser beton bertulang khusus sesuai dengan SNI-03-2847-2019 dan SNI 1726-2019. Analisis menggunakan aplikasi ETABS dalam mencari dan menentukan kekuatan struktur yang bekerja pada beban ultimit, defleksi struktur pada saat beban layan, dan kontrol retak penampang yang terjadi saat beban layan sesuai SNI 1726-2019 sedangkan detail penulangan disesuaikan dengan SNI-03-2847-2019. Kekuatan struktur sistem pemikul gaya lateral dinding geser beton bertulang didesain mampu menahan 100% gaya lateral dan sistem rangka bangunan hanya menahan gaya gravitasi.
Copyrights © 2022