JURNAL KESEHATAN YAMASI MAKASSAR
Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) TERHADAP Streptococcus mutans

Ratna Ratna (Akademi Farmasi Yamasi Makassar)
Nurul Hidayah Base (Akademi Farmasi Yamasi Makassar)
Dwi Rezky Husnul (Akademi Farmasi Yamasi Makassar)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2018

Abstract

Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) dipercaya masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai obat sakit gigi. Karies gigi disebabkan karena penumpukan plak. Plak tersusun atas bakteri Streptococcus mutans dan makanan yang mengandung gula. Berdasarkan penelitian sebelumnya daun rambutan mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun rambutan dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pengujian penghambatan dilakukan dengan metode difusi menggunakan kertas cakram dan Nutrient Agar (NA) dengan masa inkubasi 1 x 24 jam pada suhu 370C. Hasil penelitian ini menunjukkan Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) memiliki zona hambat dengan diameter rata-rata yang dihasilkan pada kosentrasi 5% yaitu 12,39 mm, kosentrasi 7,5% yaitu 14,51 mm, dan kosentrasi 10% yaitu 19,64 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menghasilkan zona hambat. penelitian ini membuktikan bahwa Ekstrak Etanol Daun Rambutan mempunyai daya antibakteri terhadap Streptococcus mutans dengan kosentrasi efektif adalah 10%. Kata Kunci: Daya hambat, Daun rambutan, Streptococcus mutans

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Jurkes

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal ini memuat naskah hasil penelitian dengan kajian ilmiah yang berkaitan dengan bidang kesehatan secara umum dan bidang farmasi khususnya. Sebuah jurnal yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian seluruh aspek ilmu farmasi sebagai berikut : farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi, ...