Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak daun belimbing wuluh terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureusdan Propionibacterium acnes.Daun belimbing wuluh diekstraksi dengan metode maserasidengan menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak dibuat dalam konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10%. Sebagai kontrol positif digunakan clindamycin dan kontrol negatif digunakan Na.CMC. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa kontrol negatif tidak memiliki diameter zona hambat. Diameter rata – rata zona hambat daun belimbing wuluh pada Staphylococcus aureusdengan konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10% yaitu 8 mm, 10,33 mm dan 14,33 mm dan kontrol positif 18 mm. diameter rata – rata zona hambat daun belimbing wuluh pada Propionibacterium acnes dengan konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10% yaitu 5,66 mm, 8 mm dan 11,33 mm dan kontrol positif 16 mm. Kesimpulan yaitu daun belimbing wuluh memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10% terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureusdan Propionibacterium acnes.
Copyrights © 2017