Kulit buah nanas (Ananas comosus L.) mengandung bahan kimia yang salah satunya adalah flavonoid dantannin. Adanya kandungan flavonoid dan tannin dapat dijadikan acuan untuk menetapkan potensi antiiritasinya,karena senyawa flavonoid dan tannin memiliki gugus benzen aromatis terkonjugasi yang mampu menyerap sinarUV-A atau UV-B yang dapat efek buruk terhadap kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar ekstrakkulit Buah Nanas (Ananas comosus L.) dalam sediaan krim tabir surya yang efektif tidak menyebabkan iritasi padakulit kelinci (Ocyctagus caniculus). Uji iritasi menggunakan metode draize dengan teknik patch test yangdilakukan pada tiga ekor kelinci , pengamatan eritema dan edema pada jam ke 24 dan 72. Sampel yang digunakanadalah krim ekstrak kulit buah nanas 2% dan 5% serta basis formula krim.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa krim ekstrak kulit buah nanas konsentrasi 2% menunjukkaniritasi sedang, pada krim esktrak kulit buah nanas konsentrasi 5% menunjukkan sangat sedikit iritasi dan pada basisformula krim menunjukkan iritasi parah.Kata kunci : kulit buah nanas, krim esktrak kulit buah nanas, formula krim, iritasi, patch test.
Copyrights © 2019