Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol biji mahoni (Swietenia mahagoni) terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes. Biji mahoni diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96 % dan dibagi menjadi 3 konsentrasi yaitu 5 % b/v, 10 % b/v dan 15% b/v. Bakteri uji yang digunakan adalah Propionibacterium acnes. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji mahoni memiliki rata-rata daerah zona hambat terhadap Propionibacterium acnes masing-masing konsentrasi 5 %, 10 % dan 15 % yaitu 11,66 mm, 14,66 mm dan 17,33 mm. Berdasarkan analisis statistik menunjukkan hasil yang signifikan antara perlakuan, maka dapat disimpulkan bahwa biji mahoni memberikan daya hambat terhadap Propionibacterium acnes.
Copyrights © 2021