Belajar adalah kebutuhan setiap orang dan pembelajaran daring merupakan sebuah keniscayaan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran daring yang digunakan dosen pada mahasiswadi masa pandemi Covid-19; persepsi mahasiswa terhadapmodel pembelajaran yang diterapkan; dan masalah yang dihadapi dosen maupun mahasiswa terhadap sistempembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan desainpenelitian kualitatif dengan 11 dosen dan 37 mahasiswasebagai objek penelitian yang diambil menggunakan tekniktotal sampling. Analisis data dilakukan setelah data diperoleh melalui observasi, distribusi kuesioner, dan wawancaradengan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajarandaring yang digunakan dosen untuk mengajar mahasiswa dimasa pandemi Covid-19 adalah model pembelajaransinkronus dan asinkronus. Para dosen mengkombinasikankedua model pembelajaran tersebut dengan menggunakanmedia pembelajaran daring; (2) 24% atau 9 mahasiswamemberikan persepsi positif, dan 76% atau 28 mahasiswayang memberikan persepsi negative terhadap pembelajaran yang dilakukan secara daring; dan (3) Masalah yang dihadapioleh dosen dalam penerapan pembelajaran daring di masapandemi antara lain; kurangnya interaksi antara dosen dan mahasiswa, koneksi internet yang terbatas, tidak semua dosenmenguasai teknologi untuk pembelajaran daring dengan baik, dan terbatasnya waktu untuk merancang metode mengajaryang tepat untuk pembelajaran secara daring. Selain itumahasiswa juga mempunyai beberapa masalah antara lain; koneksi internet yang buruk, kurangnya interaksi dengandosen dan teman sekelas, manajemen waktu belajar yang tidak baik, dan kurangnya motivasi dalam mengikutipembelajaran daring di masa pandemi Covid-19.
Copyrights © 2021