Pemilihan sarana transportasi tentunya disesuaikan dengan bahan yang diangkut, jarak tempuh serta volume bahan bakunya. Untuk volume sedikit maka dapat menggunakan sarana transportasi udara. Untuk distribusi bahan baku tertentu dalam volume terbatas misalnya 10 ton dapat menggunakan sarana transportasi darat misalnya untuk kelapa sawit, batu bara, beras, gula dan sebagainya. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan pengangkutan kelapa sawit sebelum dan sesudah koordinasi dengan supply chain menggunakan kapal tanker di PT. Bhaita Jaya Samudra. Dari hasil pengolahan data dan analisa pemecahan masalah diambil kesimpulan sebagai berikut konsumen dan PT. Bhaita Jaya Samudra akan mendapat penghematan biaya. Total penghematan biaya total cost tanpa koordinasi sebesar Rp. 225.588.300 dan total cost setelah koordinasi Rp. 225.084.900. Ada penghematan sebesar Rp. 503.400.
Copyrights © 2023