Islam adalah ajaran agama yang memuat sejumlah aturan yang tidak sebatas pada aspek ritual semata tetapi juga mencakup aspek peradaban manusia secara keseluruhan, dengan misi utamanya sebagai rahmatal lil alamin.Islam hadir dengan menyuguhkan tata nilai yang bersifat plural dan inklusif yang merambah ke dalam semua ranah kehidupan manusia termasuk ranah pendidikan.Pendidikan merupakan upaya terus menerus yang dilakukan oleh orang dewasa untuk mengarahkan, membimbing dan mengembangkan potensi dan fitrah anak yang sudah dibawa sejak lahir.Pendidikan tidak hanya dapat dilakukan setelah anak lahir bahkan jauh sebelum itu Islam memberikan rambu-rambunya yakni sejak seseorang memilih pasangan. Berdasarkan hasil penelitian anak dalam kandungan sudah dapat dididik walaupun baru sebatas pendidikan tidak langsung ((indirect education) yakni pendidikan yang dilakukan melalui ibu yang mengandung, dengan cara ibu menjaga kesehatannya dengan nutrisi yang cukup, membiasakan perilaku yang karimah, menjaga emosinya dan lain sebagainya. Anak dalam kandungan sudah dapat didik dengan 3 alasan, Pertama periode dalam kandungan pasti bermula dari adanya kehidupan (al-hayat).Kedua, setelah berbentuk segumpal daging (mudghah) Allah SWT meniupkan ruh kepadanya. Ruh inilah yang menjadi titik mula dan sekaligus awal mula bergeraknya motor kehidupan psikis manusia.Ketiga, aspek penting bagi janin yaitu aspek agama yang sudah dibawa anak sejak lahir (fitrah) yang sudah siap untuk dikembangkan dalam kehidupan nyata .Metode yang dapat digunakan untuk mendidik anak dalam kandungan yaitu; 1.Metode do’a, 2.Metode ibadah, 3.Metode membaca dan menghafal, 4.Metode dzikir, 5.Metode dialog.
Copyrights © 2019