Pendidikan telah memajukan pembangunan bangsa dan merupakan sarana penerjemahan informasi dan pembangunan karakter bangsa (pembinaan karakter bangsa). Masyarakat yang cerdas akan berkontribusi besar dalam kehidupan berbangsa dan secara bertahap akan membangun kemandirian. Berbagai upaya sudah dilakukan, diantaranya mengembangkan kurikulum nasional dan lokal, peningkatan kemampuan guru dengan diadakan pelatihan, pembelian referensi dan perangkat pembelajaran, pembelian dan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta pembenahan sekolah / madrasah melalui peningkatan manajemen mutu. Berangkat dari pandangan tersebut, ada tiga factor penting yang dapat mempengaruhi mutu pendidikan, pertama; kebijakan pemerintah. Kedua, manajemen sekolah, dan ketiga, peran serta stakeholder dan masyarakat. Pada penelitian ini, kepala madrasah menjadikan visi sebagai alat mencapai tujuan madrasah. Disamping itu, kepala madrasah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, terlebih dahulu merancang berbagai program dan analisis situasi serta melakukan analisis SWOT. Selain itu, dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, dibutuhkan kerjasama yang harmonis, serta semangat juang yang tinggi dari seluruh warga madrasah disertai dengan sarana-prasarana yang memadai. Meskipun seringkali smuncul hambatan-hambatan dalam mewujudkannya. Misalkan, belum semua guru dapat menjalankan kebijakan-kebijakan program madrasah, kurangnya dana, serta belum adanya kerjasama yang baik dari wali siswa dan masyarakat.
Copyrights © 2020