Tujuan Penelitian: Menyusun suatu landasan konseptual desain perancangan Museum Geologi dan Prasejarah dengan pendekatan arsitektur high tech, Menerapkan sistem Double Fasade, Light Pipe dan Sistem Photovoltaic pada bangunan, Mengaplikasikan Inteligent System pada Utilitas bangunan Metodologi: Metode pembahasan dilakukan dengan metode deskriptif, yaitu menguraikan, menjabarkan, dan menjelaskan tentang faktor-faktor yang dibutuhkan dalam perencanaan dan faktor yang menentukan desain. Berdasarkan hal tersebut, akan diadakan pengumpulan data yang diperlukan kemudian dijabarkan dalam bentuk tabel, gambar dan desain gambar dan maket dan dianalisa untuk menghasilkan kesimpulan, batasan dan anggapan. Temuan Utama: Kondisi kualitas udara di Makassar di beberapa titik tersebut tergolong tercemar contohnya di kawasan pusat perbelanjaan dan daerah padat lalu lintas. Tingginya pergerakan dan kepadatan kendaraan bermotor serta kurangnya ruang terbuka hijau menjadi simpul utama pencemaran udara di Kota Makassar aka wilayah pengembangan yang sesuai untuk perencanaan Museum Geologi dan Prasejarah ini. Keterbaruan/Keaslian penelitian: Konsep ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut, dimana kita tahu bahwa geologi dan prasejarah adalah peninggalan masa lampau yang tetap harus dilestarikan. Hal ini cukup unik dan diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung khususnya yang bergelut dibidang pendidikan dan masyarakat pada umumnya.
Copyrights © 2022