Di era global, lembaga pendidikan dituntut memberikan dan meningkatkan kecakapan hidup, seperti terampil, mandiri dan kreatif. Pesantren dianggap mampu memberikan kecakapan hidup peserta didiknya. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengukur kemampuan terampil, kreatif, mandiri santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah pesantren keterampilan menerapkan program untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian, selain mengaji dan sekolah formal. Pesantren tradisional menerapkan program peningkatan keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia. Simpulan dari penelitian ini adalah pesantren dapat meningkatkan keterampilan, kreatifitas, dan kemandirian santri.
Copyrights © 2023