Pendahuluan: Masalah kesehatan yang akhir-akhir ini sering dialami banyak wanita didunia adalah penyakit pada organ reproduksi yang salah satunya adalah Ca ovarium. Dimana Ca ovariummerupakan keganasan organ reproduksi perempuan yang menyerang indung telur dan merupakan jenis kanker tersering kedua dari selulur penyakit kanker kandungan. Adapun faktor-faktor tertentu yang meningkatkan resiko seorang wanita terkena Ca ovarium, antara lain faktor usia, genetik, tempat tinggal, faktor hormonal dan reproduksi. Umumnya gejala yang sangat ditakuti oleh pasien kanker adalah rasa nyeri yang tak tertahankan. Nyeri yang dirasakan oleh pasien biasa disebabkan oleh tumor kanker dan pengobatan yang dijalani, dan biasanya nyeri dapat menyebabkan kelelahan dan selanjutnya insomnia. Beberapa peneliti telah menjelaskan terapi komplementer yang dapat mengurangi ketidak nyamanan fisik dan psikologis salah satunya adalah relaksasi guided imagery, yang merupakan jenis intervensi mind-body yang digunakan untuk mengelola gejala yang berhubungan dengan kanker dan pengobatan. Metode: Pengkajian ini dilakukan pada bulan Januari 2022, selanjutnya melakukan analisa data dan melakukan intervensi dari diagnosa yang didapatkan. Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (neoplasma). Pemberian guided imageri dilakukan selama 1 hari selama 15-30 menit. Hasil: masalah keperawatan belum teratasi secara signifikan dikarenakan waktu pemberian asuhan keperawatan yang terlalu singkat, namun keluhan nyeri sudah mulai dapat berkurang dari skala nyeri 8 menjadi skala nyeri 7. Kesimpulan: pemberian teknik relaksasi guided imagery memberikan dampak positif pada pasien hingga dapat mengurangi nyeri pada Ny. E dengan Ca ovariu
Copyrights © 2022