Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CA OVARIUM DENGAN MASALAH NYERI MENGGUNAKAN PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI GUIDED MAGERY DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT VK RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Fahmi, M. .Muzakir
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i3.14903

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan yang akhir-akhir ini sering dialami banyak wanita didunia adalah penyakit pada organ reproduksi yang salah satunya adalah Ca ovarium. Dimana Ca ovariummerupakan keganasan organ reproduksi perempuan yang menyerang indung telur dan merupakan jenis kanker tersering kedua dari selulur penyakit kanker kandungan. Adapun faktor-faktor tertentu yang meningkatkan resiko seorang wanita terkena Ca ovarium, antara lain faktor usia, genetik, tempat tinggal, faktor hormonal dan reproduksi. Umumnya gejala yang sangat ditakuti oleh pasien kanker adalah rasa nyeri yang tak tertahankan. Nyeri yang dirasakan oleh pasien biasa disebabkan oleh tumor kanker dan pengobatan yang dijalani, dan biasanya nyeri dapat menyebabkan kelelahan dan selanjutnya insomnia. Beberapa peneliti telah menjelaskan terapi komplementer yang dapat mengurangi ketidak nyamanan fisik dan psikologis salah satunya adalah relaksasi guided imagery, yang merupakan jenis intervensi mind-body yang digunakan untuk mengelola gejala yang berhubungan dengan kanker dan pengobatan. Metode: Pengkajian ini dilakukan pada bulan Januari 2022, selanjutnya melakukan analisa data dan melakukan intervensi dari diagnosa yang didapatkan. Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (neoplasma). Pemberian guided imageri dilakukan selama 1 hari selama 15-30 menit. Hasil: masalah keperawatan belum teratasi secara signifikan dikarenakan waktu pemberian asuhan keperawatan yang terlalu singkat, namun keluhan nyeri sudah mulai dapat berkurang dari skala nyeri 8 menjadi skala nyeri 7. Kesimpulan: pemberian teknik relaksasi guided imagery memberikan dampak positif pada pasien hingga dapat mengurangi nyeri pada Ny. E dengan Ca ovariu