Fokus penelitian ini adalah merekonstruksi pemahaman para sarjana muslim yang menganggap bahwa toleransi sebuah kelonggaran tanpa batasan. Ahli hadis pula memiliki perbedaan pendapat dalam memaknai hadis-hadis yang menjelaskan toleransi. Penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan yaitu: ilmu hadis dan sosio-kultural. Adapun metodologi dalam penelitian ini yaitu metode maudhu´i dan menggunakan cara kerja takhrij al-hadis yang dijadikan sebagai sumber pelacakan hadis yang terdapat dalam kitab mas}adi>r atau mara>ji´ dengan aplikasi maktabah syamilah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersumber dari data primer dan data sekunder yang telah disistematisasi.
Copyrights © 2023