Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya

DESAIN PROTOTIPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK SUMBER ENERGI ALTERNATIF PADA MESIN STERILISASI ALAT MEDIS PORTABLE

Rahmawati (Universitas Sriwijaya)
Ike Bayusari (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)
Caroline Caroline (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)
Hermawati Hermawati (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)
Lerisa Mawarni (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
11 Jul 2023

Abstract

Energi matahari memiliki jumlah yang sangat melimpah dan ramah terhadap lingkungan. Oleh sebab itu, seluruh makhluk hidup memanfaatkan matahari sebagai sumber kehidupan. Oleh karena persediaan energi kovensional yang tidak akan bisa digunakan dengan terus menerus dalam waktu yang sangat lama, maka dibutuhkan suatu energi alternatif yang mampu dimanfaatkan sebagai pembangkit energi listrik yaitu energi matahari atau surya, dengan menggunakan sel surya untuk menghasilkan energi listrik. Terdapat beberapa peralatan rumah tangga, perkantoran, dan juga rumah sakit yang menggunakan alat-alat listrik. Contohnya pada rumah sakit, salah satu alat listrik yang digunakan yaitu mesin sterilisasi alat medis. Sterilisasi adalah pelepasan suatu alat dan juga bahan dari berbagai mikroorganisme hidup atau stadium istirahatnya. Salah satu medote sterilisasi yakni sterilisasi panas yang terdiri dari 2 jenis yaitu sterilisasi panas kering dalam oven dengan suhu 1600C selama waktu 120 menit - 1700C selama waktu 60 menit. Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi alternatif pada mesin sterilisasi portable untuk alat medis dengan suhu 1700C. Dari percobaan yang telah dilakukan alat yang telah dibuat sudah mampu menghasilkan daya yang cukup untuk pengisian aki yang dapat digunakan sebagai sumber energi pada mesin sterilisasi alat medis portable dengan tegangan dan arus maksimal yaitu 20,9 V dan 8,1 A. Sedangkan pada cuaca yang mendung menghasilkan tegangan dan arus yang paling kecil yakni hanya mampu menghasilkan tegangan sebesar 17,6 V dan arus sebesar 1 A. Aki yang harus memiliki minimal tegangan 12 V untuk mencapai 1700C. Data untuk mencapai 1700C, panel surya menghasilkan daya paling maksimal sebesar 163,13 Watt dan minimal 62,08 Watt. Artinya semakin besar daya maka semakin cepat pegisian aki, begitupun sebaliknya.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jres

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya adalah peer-reviewed jurnal yang dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Sriwijaya. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Ruang lingkup jurnal berfokus pada bidang teknik elektro, namun tidak hanya terbatas ...