Earned Value Management merupakan salah satu teknik manajemen proyek yang digunakan untuk mengukur dan menilai kemajuan dari keberlangsungan suatu proyek berdasarkan parameter krusial yaitu waktu dan biaya. Salah satu permasalahan dalam melakukan evaluasi terkait variabel waktu dan biaya adalah adanya perbandingan antara nilai- nilai yang telah ditentukan oleh proyek dengan perkiraan performansi hingga proyek berakhir. Kasus pada proyek akhir kali ini mengangkat topik terkait analisa waktu dan biaya pada pembangungan proyek Gedung DPRD Balai Pemuda Kota Surabaya. Gedung DPRD Balai Pemuda Surabaya merupakan salah satu bentuk rekonstruksi dari masjid pada area kompleks Balai Pemuda yang kemudian akan berfungsi sebagai kantor baru dari anggota DPRD Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perhitungan waktu dan biaya menggunakan metode Earned Value Management. Hasil analisa menunjukkan bahwa pada minggu ke-31, parameter waktu proyek memiliki nilai SV sebesar – Rp7.693.792.147 dan SPI sebesar 0,4390 yang menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan dan akan diproyeksikan terlambat sebesar 10 minggu. Sedangkan parameter biaya proyek memiliki nilai CV sebesar – Rp23.739.067 dan CPI sebesar 0,9961 yang menunjukkan bahwa proyek mengalami pembengkakan biaya dan akan diproyeksikan defisit sebesar Rp23.739.067.
Copyrights © 2023