Asphalt concrete - binder course merupakan bagian dari lapis permukaan di antara lapis pondasi atas (base course) dengan lapisan aus (wearing course) yang bergradasi agregat gabungan rapat/menerus, umumnya di gunakan untuk jalan-jalan dengan beban lalu lintas yang cukup berat. Ethylene Vinyl Acetate adalah kopolimer etilen dan vinil asetat. Polimer banyak digunakan dalam pembuatan permukaan jalan sebagai pengubah aspal. Penambahan sejumlah kecil aditif jenis polimer ke aspal telah terbukti meningkatkan kinerja aspal dan meningkatkan kekuatan/masa pakai perkerasan tersebut. Sebagai bahan tambah di dalam campuran Laston AC-BC adalah EVA dengan kadar 1,25%, 2,25%, 3,25%, 4,25% dan 5,25%. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh campuran AC-BC dengan polimer EVA pada kadar variasi 0%, 1,25%, 2,25%, 3,25%, 4,25% dan 5,25% yang dapat memenuhi karakteristik parameter uji Marshall yang sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan EVA akan mempengaruhi karakteristik campuran aspal. Hasil Marshall test yang didapatkan, bahwasanya penambahan EVA pada AC-BC meningkatkan nilai Stabilitas pada variasi 2,25% dengan nilai 2260 kg, nilai Flow meningkat pada variasi 4,25% dengan nilai 3,87%, nilai MQ yang meningkat pada variasi 5,25%, nilai density meningkat pada variasi 1,25% dengan nilai 2,382 gr/cc, nilai VMA meningkat pada Variasi 4,25% dengan nilai 14,28%, nilai VIM meningkat pada variasi 4,25% dengan nilai 4,04%,VFA meningkat pada Variasi 1,25%. Namun yang memenuhi parameter Marshall dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 terdapat pada campuran aspal dengan penambahan EVA 4,25% Hasil diperoleh nilai stabilitas sebesar 2.046 kg, Density 2,348 gr/cc, flow 3.87 mm, VIM 4,04% dan VMA sebesar 14,28%.
Copyrights © 2023