ABSTRACTBackground: Uterine myoma is a benign neoplasm originating from uterine muscle and connective tissue, which often occurs at reproductive age. It is suspected that the most common cause of uterine myomas is the stimulation of the hormone estrogen. Complaints caused by uterine fibroids are very dependent on the location, direction of growth, type, size and number of myomas. Only found in 20-50% of uterine myomas cause complaints, while the rest do not complain about anything.Objective: To find out the diagnosis and management of uterine myoma cases with complaints of lower right abdominal pain.Results and Discussion: A 48-year-old woman with lower right abdominal pain. Physical examination revealed tenderness in the abdomen. On ultrasound examination, it was found that there was a uterine myoma with a size of 7.88 x 7.39 cm. Next, a laparotomy myomectomy was performed.Conclusion: There are several options for managing uterine myoma cases. Intervention in the form of myomectomy is an invasive surgical procedure that can maintain fertility, but this also depends on the size of the myoma and the need for reproductive function. ABSTRAKLatar Belakang: Mioma uteri merupakan neoplasma jinak ini berasal dari otot uterus dan jaringan ikat, yang sering terjadi pada usia reproduksi. Diduga penyebab timbulnya mioma uteri paling banyak oleh stimulasi hormon estrogen. Keluhan yang diakibatkan oleh mioma uteri sangat tergantung pada lokasi, arah pertumbuhan, jenis, besar dan jumlah mioma. Hanya dijumpai pada 20 – 50 % saja mioma uteri menimbulkan keluhan, sedangkan sisanya tidak mengeluh apapun.Tujuan: Untuk mengetahui penegakan diagnosis dan penatalaksanaan kasus mioma uteri dengan keluhan nyeri perut kanan bawah.Hasil dan Pembahasan: Perempuan 48 tahun dengan nyeri perut kanan bawah. Pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan pada abdomen. Pada pemeriksaan USG didapatkan kesan adanya mioma uteri dengan ukuran 7,88 x 7,39 cm. Selanjutnya dilakukan tindakan operatif laparatomi miomektomi.Kesimpulan: Tata-laksana kasus mioma uteri ada beberapa pilihan. Intervensi berupa miomektomi merupakan tindakan bedah invasif yang dapat mempertahankan fertilitas, namun hal ini juga bergantung terhadap, ukuran mioma dan kebutuhan fungsi reproduksi.
Copyrights © 2023