Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
2017

VALIDITAS MODEL KOMUNIKASI DEFLEUR DALAM PEMBELAJARAN SPRECHFERTIGKEIT SISWA KELAS XII SMA SE SULAWESI SELATAN

Wahyu Kurnati Asri (Fakultas Bahasa dan Sastra UNM)
Syukur Saud (Fakultas Bahasa dan Sastra UNM)
Burhanuddin Burhanuddin (Fakultas Bahasa dan Sastra UNM)



Article Info

Publish Date
12 Oct 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas model komunikasi Defleur dalam pembelajaran Sprechfertigkeit Siswa Kelas XII SMA Se Sulawesi Selatan berdasarkan beberapa representasi yang telah dikembangkan. Perkembangan model ini dilakukan untuk meningkatkan model komunikasi Defleur yang selanjutnya dapat diterapkan pada siswa kelas XII SMA se Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan melalui survei lapangan terlebih dahulu untuk mendapatkan gambaran tentang kebutuhan dan karakteristik siswa, selanjutnya akan dirancang model dan perangkat pembelajaran. Hasil pengembangan model alat pembelajaran dan pengajaran diuji oleh para ahli untuk mendapatkan validitas / kelayakan model yang dikembangkan. Uji ahli dilakukan oleh 3 orang ahli yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model komunikasi Defleur dalam pembelajaran Sprechfertigkeit Siswa Kelas XII SMA Se Sulawesi Selatan yang didasarkan pada banyak representasi yang memiliki karakteristik yang konsisten dengan pondasi teori model komunikasi Defleur, dan pembelajaran pembelajaran menulis. (2) hasil penilaian ahli tentang validitas / kelayakan model komunikasi Defleur dalam pembelajaran Sprechfertigkeit Siswa Kelas XII SMA Se Sulawesi Selatan menunjukkan bahwa validitas model yang dikembangkan memiliki kategori tinggi.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

semnaslemlit

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Chemistry Dentistry Economics, Econometrics & Finance Energy Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Materials Science & Nanotechnology Mathematics Medicine & Pharmacology Public Health Social Sciences Other

Description

Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama ...