Abstrak. Kurikulum merupakan jantungnya pendidikan (heart of education). Kurikulum pendidikan nasional disusun dan dikembangkan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Literasi fisik dalam masa pandemi ini merupakan potensi yang dapat dikembangkan kepada anak-anak sejak dini secara optimal. Pembiasaan aktivitas literasi fisik dilingkungan keluarga dengan membiasakan orang tua memberikan contoh bagi anaknya. Dilingkungan sekolah aktivitas literasi fisik dapat diberikan lewat guru pendidikan jasmani selama pembelajaran sehari-hari berkaitan dengan aktivitas gerak siswa. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan tentang bagaimana tingkat pengetahuan literasi fisik anak usia 8-12 tahun di Sulawesi Selatan, sehingga dapat membantu guru pendidikan jasmani untuk menentukan kurikulum yang tepat bagi siswa Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengumpulan data pengetahuan tentang literasi fisik anak usia 8-12 tahun ini menggunakan kuisioner yang mengadaptasi dari Physical Literacy Knowledge Questionnaire (PLKQ) dari Longmuir, Woodruff, Boyer, Lloyd, & Tremblay, 2018) yang nantinya akan dimodifikasi sesuai karakteristik budaya dan bahasa Indonesia. Hasil dari pengisian kuisioner adalah banyak siswa yang telah melakukan literasi fisik secara mandiri.Kata Kunci: Literasi Fisik dan Pendidikan Jasmani
Copyrights © 2021