Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
2017

MENINGKATKAN MULTIPLE INTELLIGENCES ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL BUGIS -MAKASSAR

Mantasiah Mantasiah (Pendidikan Bahasa Asing, Universitas Negeri Makassar)
Muh. Yusri Bachtiar (Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Makassar)
Herman Herman (Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
12 Oct 2017

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tentang permainan tradisional etnis Bugis Makassar sebagai salah satu aset budaya yang dapat meningkatkan multiple intelligences Anak. Pendidikan bagi anak khususnya pengembangan Multiple Intelligences sangatlah penting untuk menjadi perhatian bagi orang tua dan guru karena anak adalah aset bangsa yang perlu dibekali dengan berbagai kompetensi/pengetahuan serta mengembangkan seluruh kemampuan yang dimilikinya sesuai dengan tahap perkembangannya. Kemampuan yang diharapkan dimiliki oleh anak adalah kemampuan melatih motorik (kinestetik), melatih mengolah angka logika atau akal sehat, mengolah kata atau kemampuan mengolah kata baik secara lisan maupun tertulis, dapat berpikir secara logis, dan kemampuan berkomunikasi antarteman. Keseluruhan kompetensi tersebut sejalan dengan pendekatan Multiple Intelligences yang memandang bahwa setiap anak terlahir memiliki sembilan potensi kecerdasan, kecerdasan bahasa, logika matematika, intrapersonal, interpersonal, kinestetik, musikal, visual-spasial, naturalis, dan eksistensial, yang kesemuanya dapat diperoleh melalui permainan radisional.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

semnaslemlit

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Chemistry Dentistry Economics, Econometrics & Finance Energy Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Materials Science & Nanotechnology Mathematics Medicine & Pharmacology Public Health Social Sciences Other

Description

Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama ...