Pembangunan jalan Exit Tol Pekalongan-Batang memberikan eksternalitas yang positif masyarakat sekitar salah satunya para pedagang pasar penjual batik grosir Setono. Pembangunan tol yang semula jalan tol Trans Jawa tidak melewati wilayah Kota Pekalongan dan Exit tol yang dibangun adalah Wilayah Kabupaten Batang. Pemerintah Kota Pekalongan berupaya agar operasionalisasi jalan tol trans Jawa tidak menutup akses Wilayah Kota Pekalongan. Pasar grosir Setono semakin ramai dan banyak pengunjung dalam dan luar kota yang melihat dan membeli produk batik yang menjadi warisan budaya Indonesia. Dalam pembangunan tersebut, lahan permukiman masyarakat yang di jadikan sebagai lokasi pembangunan jalan tol mengakibatkan penduduk harus berpindah tempat mencari lokasi yang baru. Dan seiring bertambahnya kebutuhan masyarakat akan lahan karena adanya pembangunan jalan tol, menjadikan lahan-lahan pertanian kini dijadikan sebagai jalan alternatif guna memenuhi kebutuhan akan lahan. Dengan adanya jalan tol memberi eksternalitas yang positif bagi para penjual batik grosir Setono diantaranya menjadi jalan alternatif yang selalu dapat digunakan dalam transportasi pribadi maupun umum sehingga lebih efisien dalam waktu tempuh yang begitu cepat juga mengurangi kemacetan, harga jual tanah di sekitar jalan exit tol meningkat drastis, dan pasar grosir makin ramai dan terkenal,dll. Data penelitian akan dikumpulkan melalui observasi dan wawancara yang selanjutnya akan diolah dengan menggunakan metode analisis deskriptif.
Copyrights © 2022