BroadComm
Vol. 1 No. 2 (2019)

POLA KOMUNIKASI DAN KONSEP DIRI RELAWAN PEMBERSIH RANJAU PAKU KOMUNITAS SEMUT ORANGE (STUDI FENOMENOLOGI RANJAU PAKU DI JAKARTA)

Ahmad Yazid Lubis (Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma)
Prasetyo Bonifasius S (Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2019

Abstract

Ranjau paku merupakan permasalahan yang muncul di masyarakat Jakarta yang mengganggu kenyamanan pengguna fasilitas jalan raya. Ranjau paku yang tersebar di jalan raya membuat pengendaranya menjadi korban. Kasus ranjau paku di Jakarta tentu mengganggu pengendara sebagai pengguna fasilitas jalan tol. Berawal dari kasus ranjau paku yang membuat masyarakat tidak nyaman, muncullah komunitas ranjau paku. Di Jakarta ada komunitas relawan pembersih "ranjau paku", yang disebut Komunitas Jeruk Semut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri dan pola komunikasi Komunitas Jeruk Semut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berdasarkan paradigma konstruktivis. Metode penyajian penelitian menggunakan metode deskriptif dengan fenomenologi sebagai strategi penelitian. Ada dua kesimpulan dari penelitian ini. Pertama, konsep diri relawan terbentuk dari interaksi dengan sekitar. Dukungan orang-orang penting, dan interpretasi fenomena “ranjau paku” menurut mereka, itulah faktor-faktor yang membentuk konsep diri Komunitas Jeruk Semut. Komunitas Oranye Semut melakukan komunikasi antarpribadi dalam rangka mengajak yang lain untuk turut serta menanggulangi kasus ranjuau paku. Komunitas Jeruk Semut menggunakan media massa untuk memancing simpati masyarakat, polisi, dan pemerintah.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

bcomm

Publisher

Subject

Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Broadcasting Communication (Bcomm) menerima karya ilmiah dari Akademisi dan Praktisi untuk dipublikasikan pada terbitan April maupun oktober tiap tahunnya. Cakupan Tema yang dimaksud berkaitan dengan Media dan Teknologi, serta Sosial dan Humaniora. LINK : ...