Botryodiplodia theobromae merupakan permasalahan utama dalam pertanian jeruk, sehingga perlu dilakukan penanganan dengan memanfaatkan biofungisida yang aman bagi lingkungan pertanian. Penelitian ini mempunyai target/tujuan yaitu untuk mengetahui keeefektifan ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) dalam menghambat pertumbuhan jamur Botryodiplodia theobromae pada tanaman jeruk. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis metode yaitu desain penelitian RAL (Rangkaian Acak Lengkap) dengan melakukan 6 perlakuan dan 4 pengulangan. Hasil dari analisis data yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak lengkuas merah pada konsentrasi 50% mampu menghambat pertumbuhan cendawan Botryodiplodia theobromae, karena pertumbuhan pada konsentrasi 50% lebih kecil dibandingkan dengan EC50% pada control aquades. Hasil dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur Botryodiplodia theobromae pada tanaman jeruk.
Copyrights © 2022