cover
Contact Name
Silviana Simbolon
Contact Email
dosen01923@unpam.ac.id
Phone
+6282166899866
Journal Mail Official
jiptekunpam@gmail.com
Editorial Address
http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JIPT/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JIPTEK
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 26865157     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/jiptek.v4i2
JIPTEK Journal “Science and Technology Innovation Journal” is a scientific journal published by the Mechanical Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Pamulang University. This journal is a forum for lecturers, researchers and students as a medium for publishing scientific research in the fields of Energy convertion, Materials, Manufacturing and Automation, Construction, Mechanical Design JIPTEK was first published in 2019 in a printed version. The printed version of the ISSN JIPTEK number is 2686-5157 on October 19, 2019. The Journal of Scientific and Technological Innovation (JIPTEK) is a comprehensive reference journal that encourages the sharing of knowledge and discoveries among researchers in the field of mechanics working at different length scales. Articles published in the Jiptek Journal are original manuscripts that have never been published before. Jiptek is published twice a year, namely in April and October.
Articles 90 Documents
PERANCANGAN DAN ANALISIS UNJUK KERJA PADA SISTEM SIMULASI TOWER EVAPORASI Nailul 'Atifah; Sulanjari Sulanjari; Ersam Mahendrawan
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.497 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v1i1.3425

Abstract

Abstrak –Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem simulasi tower evaporasi air laut sebagai bagian dari sistem pengolahan air laut menjadi air bersih. Pengembangan yang dilakukan adalah dengan mempebesar luas kontak area evaporasi yakni dengan menyemprotkan air laut melalui kontak dengan aliran udara panas. Dalam penelitian ini diadakan pengujian empiris untuk mengetahui pengaruh laju aliran udara panas terhadap unjuk kerja penguapan pada sistem tower evaporasi yang meliputi beberapa parameter yakni peningkatan kelembaban absolut, laju penguapan dan energi panas per satuan massa uap air yang digunakan untuk evaporasi. Variasi kecepatan aliran udara panas yang dikontakkan dengan aliran air dari atas tangki adalah sebesar 4,4 m/s (low speed) dan 6 m/s (high speed). Diperoleh nilai peningkatan kelembaban absolut sebesar 23,36 % pada kondisi low speed dan 39,01% pada kondisi high speed. Tidak terdapat peningkatan laju penguapan yang signifikan pada sistem tower ini jika dibandingkan sistem termal yang menggunakan bak. Laju penguapan berada pada rentang 87,131 mg/s-198,457 mg/s atau setara dengan 1,255 liter/hari – 2,858 liter/hari jika menggunakan pemanasan dengan lorong udara panas pasir pantai yang terkena radiasi matahari. Energi panas per satuan massa uap air yang digunakan untuk evaporasi adalah sebesar 3438 kJ/kg pada kondisi low speed dan 3687 kJ/kg pada kondisi high speed. Energi ini 26,72%-43,37% lebih besar dari pada dengan sistem konvensional dengan dipanaskan sampai mendidih
Pengaruh Variasi Temperatur Terhadap Struktur Mikro Dan Kekerasan Komponen Sproket Sepeda Motor Tipe X Dan Produk Lokal Romi Suhargani; Jaim Jaim; Nur Rohmat
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.918 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v3i1.24710

Abstract

Dalam berkendara kenyamanan sangatlah diutamakan, baik kenyamanan pada mesin kendaraan maupun faktor pendukung lainnya seperti rangka dan kelistrikan serta beberapa komponen lainnya. Penelitian ini akan meneliti proses pemindahan tenaga dari mesin ke roda belakang memerlukan beberapa komponen yang sangat erat keterkaitannya satu sama lain. Sehingga keterkaitan tersebut dapat menggerakan dari diam menjadi berjalan. Dengan proses tersebut dibutuhkan pengaitnya, seperti sproket (gear) dan rantai atau juga menggunakan van belt dan seperangkatnya. Penggunaan sproket mempunyai keunggulan dan kekuatan masing-masing baik produk asli maupun produk lokal. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian nilai keunggulan dari produk asli dan lokal, maka didapatkan hasil nilai kekerasan dari masing-masing produk dari kwalitas 1 dan kwalitas 2. Dan hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan nilai kekerasan pada sproket kwalitas 1 nilai kekerasan tertinggi sebesar 34,63 HRC dengan nilai pantulan 0,0713 m/s ada pada spesimen yang diquencing air coolant dengan suhu pemanasan 700ºC. dan nilai kekerasan tertinggi sebesar 28,66 HRC didapat pada spesimen A kwalitas 2 dengan quenching oli. hanya mempunyai nilai tertinggi 1 pada spesimen A dengan media quenching oli pada suhu hardening sebesar 700ºC sebesar 0,0590 m/s. Dapat dijelaskan bahwa sproket kwalitas 2 ini semakin keras semakin getas. Lalu pada proses perlakuan panas 800ºC didapatkan hasil sebesar Nilai kekerasan tertinggi sebesar 35,26 HRC dengan nilai pantulan 0,0727 m/s pada spesimen B kwalitas 1.pada kwalitas 2 tertinggi sebesar 29,56 pada spesimen A dengan nilai pantulan 0,0608 m/s. Semakin nilai panas dinaikan semakin alot kekuatan sproket tersebut dan hasil uji hasil pengujian struktur mikro struktur yang dimiliki ditentukan oleh kadar karbonnya. Pada baja karbon sedang dengan kadar karbon 0,2% - 0,5% maka struktur didominisi oleh Martensite (berwarna terang). Bentuk dan ukurannya tersusun dengan rapih serta beraturan. Baja karbon sedang akan mengalami perubahan fasa cair menjadi ferrite ketika pembekuan berlangsung terus menjadi martensite dan akhirnya menjadi ferrite (hitam) dan perlite (abu-abu). Semakin banyak kadar besi dan semakin sedikit kadar karbon maka ferrit akan semakin banyak sedangkan perlite hanya sedikit bahkan bisa tidak ada perlite, pada daerah raw ini terdapat perlite hanya sedikit dan ada ferrite yang terputus – putus.
ANALISIS TRANSFER PANAS MELALUI PENGUKURAN DISTRIBUSI SUHU PADA PROSES PEMANASAN STAINLESS STEEL 304 DENGAN METHODE HOT PLATE Agung Wicaksono; Abdul Choliq; Ihat Solihat
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.856 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v2i2.19386

Abstract

Abstrak: Perpindahan panas atau transfer panas (heat transfer) merupakan ilmu untuk mempelajari perpindahan energi yang terjadi karena adanya perbedaan suhu di antara benda atau material Pada penelitian ini ingin mengetahui perpindahan panas (heat transfer), pada stainless steel yang menjadi medianya. Dan media tersebut salah satu logam ferro yang banyak digunakan dalam dunia teknik setelah baja. Karakteristik utamanya adalah ringan (berat jenis = 2,7 g/cm3), memiliki konduktivitas panas dan listrik yang tinggi. Salah satu kelemahan alumunium adalah titik leburnya yang relatif rendah hanya 6600C. Dan kelebihan alumunium merupakan salah satu benda yang memiliki nilai distribusi suhu. Maka dari itu penulis melakukan pengujian dengan memvariasikan suhu pada pemanasan dengan menggunakan Hot Plate dan melakukan penahanan panas selama 20 menit. Maka didapatkan  hasil dari pengujian tersebut, yang hasilnya dihitung dengan perpindahan panas secara konduksi dan secara konveksi. Berdasarkan pada hasil perhitungan untuk perpindahan panas atau distribusi panas pada sampel yang diperlakukan panas dengan suhu 100 0C yang mampu menahan panas tertinggi pada spesimen 1 sebesar 584,82   W / m2 . K, dengan  perpindahan panas secara konduksi dan secara konveksi tertinggi di sampel 3 sebesar 2,42  W / m2.°C.Pada pengujian kedua dengan menaikkan suhu sebesar 200 0C, yang mampu menahan panas tertinggi pada spesimen 3 sebesar 1535,53  W / m2 K, dengan  perpindahan panas secara konduksi dan secara konveksi tertinggi di sampel 1 sebesar 6,39 W / m2.0C. Lalu pada pengujian ketiga dengan melakukan pemanasan / penaikan suhu menjadi 300 0C, yang mampu menahan panas tertinggi pada spesimen 2 sebesar 2583,70 W / m2, dengan  perpindahan panas secara konduksi dan secara konveksi tertinggi di sampel 1 sebesar 10,735  W / m2. 0C Kata Kunci : Stainless steel, Heat treatment, konduksi, konveksi.
Uji Kadar Flavanoid Daun Salam (Eugenia Polyantha W) Sebagai Studi Awal Obat Asam Urat Agustina Dyah Setyowati; Zakki Rosmi Mubarok; Ade Irawan; Ihat Solihat
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.174 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v4i2.30430

Abstract

Daun Salam adalah salah satu tanaman yang kaya akan manfaat, selain untuk bumbu dapur daun salam mulai dikenal dan diteliti juga bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat karena mengandung senyawa flavanoid dan alkaloid yang berperan sebagai obat untuk penyakit asam urat dengan menghambat kerja xantin oksidase guna menurunkan kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas dari ektrak daun salam yang paling berkhasiat menurunkan kadar asam urat yang kemudian dibuat kapsul, sehingga dapat diformulasikan dan digunakan oleh masyarakat luas. Pengujian dilakukan dengan pembuatan ekstrak daun salam kemudian mengukur kadar dan aktivitas flavonoid dengan spektrofotometer UV kemudian setelah itu baru dibuat kapsul dan dibandingkan dengan obat komersil. Melakukan karakterisasi daun salam yaitu menganalisis beberapa komponen dengan beberapa metode sehingga akan diperoleh kadar air, pH , dan rendemen dari ekstrak daun salam. Ektrak daun salam tersebut diuji fitokimia untuk mengetahui kandungannya terutama flavonoid total. Kemudian ekstrak daun salam dibuat kapsul yang akan dibandingkan dengan standar alupurinol 100 mg. Hasil ini dapat menjelaskan mekanisme ekstrak daun dalam menurunkan kadar asam urat mirip dengan Allopurinol melalui mekanisme penghambatan sintesis pembentukan asam urat. Pengujian ini akan dilakukan dengan metode spektrofotometer UV-Vis dengan variasi konsentrasi 50 mg, 100 mg, 150 mg, dan 200 mg dengan control alupurinol 100 mg sehingga akan didapatkan trend grafik perbandingan dari ekstrak daun salam dan standar alupurinol 100 mg. Dari hasil karakterisasi didapatkan kadar air 19,54% rendemen 26%, dan pH 7. Sedangkan dari uji fitokimia didapatkan nilai flavonoid total sebesar 12,695± 3,70 mg2/g. Perbandingan efektivitas ekstrak daun salam dengan allupurinol yang terhadap penurunan asam urat didapatkan 100 gram allupurinol setara dengan 700 mg ektrak daun salam, hal ini dapat dilihat cukup efektif untuk akternatif obat asam urat herbal.
Chemical Vapour Deposition Reactor Design for Graphena Synthesis Yohan Yohan; Adimas Wicaksana; Silviana Simbolon; Ahmad Maulana S
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.924 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v2i1.8654

Abstract

Abstrak: Graphene adalah material penting untuk aplikasi elektronik dan lain-lain seperti baterai, lapisan tahan korosi, dan biosensor. Ada beberapa teknik untuk sintesis graphene antara lain metode reduksi grafit oksida, pita perekat, dan deposisi uap kimia (CVD). Teknik CVD menghasilkan bahan graphene yang lebih unggul dari yang lain meskipun lebih mahal dalam proses produksinya. Dalam ruang lingkup penelitian dikembangkan CVD yang dirancang dengan simulasi Ansys dan Hysys. Hasil penelitian menunjukkan pipa tembaga caviler memiliki kekuatan tabung sekitar 0,1 Mpa kemudian simulasi tekanan dapat dicapai menggunakan pipa berdiameter 0,25 mm adalah 1,013 x 105 Pa. Reaktor CVD memiliki daya minium sebesar 4500 kJ / jam untuk kondisi operasi pada panjang pipa. 10 cm dan pembentukan graphene pada panjang tabung 40 cm.
Simulasi Swing Drive Sebagai Sendi Penghubung Struktur Atas Dengan Rangka Pada Excavator Prototype Menggunakan Software Autodesk Inventor Arif Afsintus Lumban Tobing; Giyanto Giyanto; Nur Rohmat
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1612.386 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v4i1.25822

Abstract

Swing Drive berfungsi sebagai engsel antara body excavator dengan rangka excavator, benda ini mampu menggerakan body excavator dapat berputar 360°. Tujuan dari penelitian ini ialah membuat desain gambar swing drive dan menganalisis von mises stress, displacement dan safety factor terhadap torsi pada gear pinion shaft yang di rancang sebagai sendi penghubung struktur atas dengan rangka pada excavator prototype. Bahan yang akan diuji adalah Steel AISI 1045. Tahapan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Von Misses stress, Displacement dan safety factor yang diizinkan dengan 3 variasi pembebanan yaitu 100 kg, 150 kg dan 200 kg yang akan disimulasikan menggunakan software elemen hingga yaitu Autodesk Inventor Profesional. Berdasarkan hasil pengujian von misses stress dengan beban pertama 100 kg torsi 63,700 Nmm, beban kedua 150 kg torsi 95,550 Nmm dan beban ketiga 200 kg torsi 127,400 Nmm, Maka tegangan yang diterima sebesar 21,34 Mpa, 31,4 Mpa dan 41,47 Mpa, pengujian displacement dengan beban pertama 100 kg torsi 63,700 Nmm, beban kedua 150 kg torsi 95,550 Nmm dan beban ketiga 200 kg torsi 127,400 Nmm, Maka perubahan bentuk yang diterima sebesar 0,01 mm, 0,02 mm dan 0,03 mm dan pengujian safety factor dengan beban pertama 100 kg torsi 63,700 Nmm, beban kedua 150 kg torsi 95,550 Nmm dan beban ketiga 200 kg torsi 127,400 Nmm, Maka faktor keamanan yang diterima sebesar 15, 10,41 dan 7,89. Sedangkan untuk tegangan lentur maksimum yang terjadi pada roda gigi pinion dengan berat beban 980 N, 1470 N, dan 1960 N menghasilkan tegangan lentur maksimum sebesar 15,6 Mpa, 23,39 Mpa dan 31,18 Mpa.
ANALISA KEGAGALAN RETAK PADA PIPA FITTING BAJA KARBON JENIS TEE Cahya Sutowo
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.394 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v1i1.3525

Abstract

Abstrak: Terjadinya kerusakan pada komponen pipa fitting ini akan menyebabkan terganggunya operasi sistem produksi. Pada penelitian ini pipa fitting yang mengalami kegagalan dilakukan pemeriksaan dengan metode analisa kerusakan untuk menemukan penyebab kerusakannya. Pengujian dilakukan  untuk mendapatkan data yang lengkap dan selanjutnya dilakukan analisa terhadap kegagalan yang terjadi. Pemeriksaan pada pipa fitting meliputi  pengamatan visual, analisa komposisi kimia, metalografi, uji kekerasan dan fraktografi menggunakan SEM (scanning electron microscopy). Material pipa fitting jenis tee ini adalah baja karbon sesuai dengan ASTM grade A-234 WPB. Hasil pemiksaan dan analisa menunjukkan bahwa pipa fitting mengalami retak yang diakibatkan oleh tegangan sisa dan dekarburisasi. Tegangan sisa dan dekarburisasi timbul akibat pengontrolan temperatur yang tidak tepat dari proses perlakuan panas saat proses manufaktur. Kedua hal tersebut mengakibatkan ketidakhomogenan besar butir serta perbedaan struktur pada diameter luar dan dalam komponen. Hal ini akan menimbulkan konsentrasi tegangan yang tinggi dalam butir pada komponen pipa fitting.
Keanekaragaman Dan Kelimpahan Jenis Burung Di Kawasan Kampus Universitas Sutomo, Serang, Banten Gema Ikrar Muhammad; Iik Nurul Fatimah
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.742 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v3i2.24999

Abstract

Kawasan kampus Universitas Sutomo di kota Serang, Banten, menjadi salah satu habitat bagi burung yang memiliki berbagai peran di alam. Keberadaan berbagai jenis burung memengaruhi manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Jenis burung dalam suatu ekosistem memiliki peran yang spesifik, dan hal ini sedikitnya dapat tergambar dari rantai makanan dan tingkat tropik dari masing-masing jenis burung. Data keragaman jenis burung diperlukan untuk dapat menganalisis kondisi ekosistem di suatu daerah, sedangkan kelimpahan jenis burung tertentu dapat menggambarkan kemampuan adaptasi jenis burung terhadap perubahan yang terjadi dalam ekosistem tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendata keragaman dan kelimpahan jenis burung agar dapat menganalisis kondisi ekosistem di kawasan kampus Universitas Sutomo. Selain itu penelitian ini menjadi data dasar keragaman dan kelimpahan burung di kampus Universitas Sutomo sebagai sebuah habitat burung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data burung menggunakan teknik encounter rates atau tingkat pertemuan. Keanekaragaman jenis burung di kawasna Kampus Universitas Sutomo, Serang, Banten tergolong sedang dengan nilai indeks keanekaragaman 2.8. Terdapat 24 jenis burung yang terdata yang terdiri dari 18 family. 2 jenis burung merupakan burung migran dan 22 jenis burung lainnya merupakan jenis burung lokal.
Perancangan Mesin Pencacah Sampah Kapasitas 100 Kg/Jam Mochamad Zakky Alhafidz; Nur Rohmat; Syaiful Arif
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.03 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v3i1.24706

Abstract

Sampah adalah salah satu masalah terburuk di lingkungan kita. Masalah ini semakin besar akibatnya seiring dengan semakin banyaknya penggunaan barang–barang yang sulit diuraikan oleh tanah. Guna mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan cara membuat mesin pencacah sampah kapasitas 100 kg/jam, mesin ini dapat berfungsi untuk menghancurkan limbah dari rumah tangga maupun limbah yang dihasilkan oleh lingkungan. Berdasarkan dari hasil perhitungan mesin pencacah sampah kapasitas 100 kg/jam dapat diambil kesimpulan yaitu sebagai berikut; Daya motor listrik 1,11 Kw. Kecepatan putaran sproket 700 rpm. Perbandingan rasio transmisi 1,1. Panjang keliling rantai 1114 mm. Putaran output shaft gearbox 14 rpm. Kapasitas mesin pencacah 1,6 kg. Tegangan tarik bahan poros ST 37 44,935 kg/mm2. Tegangan geser bahan poros 0,545 kg/mm2. Perhitungan momen torsi input dan output shaft gearbox T1 772,24 kg.mm T2 154,45 kg.mm T3 77,224 kg.mm. Gaya potong pisau 13.4265 N. Perhitungan torsi gaya potong pisau 1.007 Nm. Gaya potong pisau dengan rpm yang direncanakan 2951 W ≈ 2,951 Kw. Tipe bantalan ball bearing. Beban Ekivalen bantalan A 2,63 kg. Beban Ekivalen bantalan B 4,72 kg. Menghitung faktor kecepatan bantalan 1,334 pencacahan sampah dilakukan dalam waktu 1 jam, sampah yang akan dicacah dimasukan kedalam hopper sebesar 1,6 kg dalam waktu 1 menit. Maka dalam waktu 1 jam mesin pencacah sampah ini mampu melakukan pencacahan sesuai dengan yang direncanakan yaitu 100 kg/jam.
PENGARUH VARIASI KETINGGIAN TOREN PENAMPUNG (HEAD) TERHADAP DAYA YANG DIHASILKAN PADA PENGUJIAN TURBIN AIR CROSSFLOW Ihat Solihat; Ersam Mahendrawan
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.045 KB) | DOI: 10.32493/jiptek.v2i1.8875

Abstract

Abstrak: Sumber energi yang melimpah dan berada disekitar lingkungan yaitu air,  air memiliki manfaat yang mampu digunakan sebagai sumber energi karena air memiliki  energi potensial dan energi  kinetik. Energi potensial air dimiliki ketika air jatuh dan energi kinetik dimiliki ketika air bergerak mengalir. Hydro Power merupakan energi yang diperoleh pada air yang mengalir serta alirannya turun sehingga dapat dimanfaatkan dan diubah menjadi  energi mekanis maupun energi listrik. Tujuan penelitian ini terkait bagaimana  pengaruh ketinggian toren pada sumber air turbin terhadap besar daya , efisiensi turbin. Pengujian ini dilakuakan dengan cara membuat 3 variasi ketinggian yang sudah ditentukan yaitu 1,7 m , 3,4 m , dan 5,1 m. Hasil variasi 3 ketinggian tersebut berpengaruh pada besarnya debit aliran air ke turbin sehinga semakin tinggi head toren penampung maka daya yang dihasilkan oleh turbin akan semakin besar yaitu ketika ketinggian toren 5. 1m makan daya yang dihasilkan sebesar 20.48 Watt. Namun Efisensi turbin paling tinggi terdapat pada ketinggian turen di 1, 7 m yaitu sebesar 66,2 %. Ketinggian turen pada turbin crossflow mempengaruhi daya keluran dan efisiensinya.