Abstrak: Nano sains dan nano teknologi memiliki peran yang sangat strategis dalam perkembangan berbagai produk industry dewasa ini, mulai dari produk kendaraan, manufaktur, bangunan, telekomunikasi, farmasi dan medis, kosmetik, tekstil, perangkat elektronika dan opto elektronika, pembangkit dan perangkat konversi energi, packaging makanan dan minuman, hingga pada berbagai produk agrikultur, kehutanan, dan perikanan. Dalam nano teknologi diperlukan material berorde nanometer (1-100 nm) yang diistilahkan dengan nanomaterial. Banyak metode yang digunakan untuk membentuk nano partikel, antara lain dengan penggilingan mekanis ball-mill. Saat ini telah dikembangkan cara alternatif yang lebih efektif dan efisien yakni dengan menfaatkan peristiwa kavitasi akustik panjang rambatan gelombang ultrasonik didalam cairan dengan intensitas tinggi. Metode ini disebut dengan ultrasonic-milling, metode ini sangat efektif dalam mengolah logam seperti okasidasi logam dan keramik yang memiliki ukuran micrometer sampai nanometer. Dari hasil logam material serbuk menggunakan ultrasonik milling, sonikasi mempekecil ukuran menjadi 126,7 nm dan mengalami pengecilan hingga 948 nm 809 nm setelah diproses sonikasi dalam waktu 60 dan 120 menit. Oleh karena itu partikel dengan ukuran kurang dari 100 nm dapat dihasilkan dalam waktu diatas 60 menit setelah proses sonikasi pada material uji Fe2O3 hasil milling PBM selama 40 jam.Kata kunci: nano partikel, ultrasonic, horn, kompaksi, sintering.
Copyrights © 2021