Dalam pembelajaran tersebut juga tidak mudah bagi para guru, terkadang terdapat siswa yang tidak begitu jelas terhadap penjelasan materi yang diterangkan oleh guru. Proses tersebut adalah salah satu contoh susahnya dalam pembelajaran untuk membuat siswa jelas terhadap materi pelajaran. Untuk membuat siswa lebih jelas dalam materi yang diajarkan. Untuk membuat siswa lebih jelas dalam materi yang diajarkan, biasanya guru membuat media pembelajaran dan juga sarana dan prasarana yang mendukung dalam pembelajaran. Contohnya dalam pembelajaran PKn yang sangat eratnya menggunakan sarana dan prasarana untuk mendukung kondusifnya pembelajaran PKn. Mata pelajaran PKn cenderung menjadi mata pelajaran menuntut siswa untuk membaca, memahami kemudian mengingat setiap materi yang telah disampaikan oleh guru. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang dilakukan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan dokumentasi. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Penerapan pembelajaran kooperatif card sort dapat Meningkatkan aktivitas Belajar siswa mencapai persentase sebesar 95% mata pelajaran PKn Tema Keluargaku kelas 1 di SD Negeri 1 Kapongan Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022. Penerapan pembelajaran kooperatif card sort dapat Meningkatkan hasil Belajar siswa mencapai ketuntasan belajar sebesar 93% mata pelajaran PKn Tema Keluargaku kelas 1 di SD Negeri 1 Kapongan Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022.
Copyrights © 2023