Latar Belakang: Remaja sehat merupakan investasi masa depan Bangsa yang berperan penting melanjutkan pembangunan dan perkembangan Bangsa, sehingga kesehatan dan status gizi remaja harus dipersiapkan sejak dini. Status Gizi pada remaja bisa dilihat menggunakan pengukuran Indeks masa Tubuh (IMT). Kegagalan pemenuhan gizi berakibat pada berbagai penurunan fungsi fisiologis, perubahan fisik dan klinik serta berbagai penyakit. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan remaja putri jarang sarapan dan kebiasaan makan yang sesuai selera serta ajakan temannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Pengetahuan Gizi dan IMT dengan perilaku Konsumsi Makan pada Remaja Putri di Desa Karanglo Tahun 2022. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah Remaja Putri Desa Karanglo sebanyak 178 dengan sampel penelitian sejumlah 51 remaja putri. Analisis data secara univariat dan bivariat kemudian dianalisa dengan uji statistik Chi square. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54,9% remaja putri memiliki pengetahuan Baik tentang Gizi, Pengukuran IMT menunjukkan 78,4 % memiliki IMT Kurang, Perilaku konsumsi makan 47,1% berperilaku kurang dalam konsumsi makanan. Berdasarkan hasil uji statistic ChiSquare tentang hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Konsumsi Makan pada Remaja Putri diperoleh nilai p Value 0,439 artinya tidak ada Hubungan antara Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi makan remaja Putri. Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji statistic ChiSquare tentang hubungan IMT dengan Perilaku Konsumsi Makan pada Remaja Putri diperoleh nilai p Value 0,0001 artinya ada Hubungan antara IMT dengan Perilaku Konsumsi makan remaja Putri. Dibutuhkan keterlibatan sektor Kesehatan dengan Pendidikan, Pemerintah daerah, Industri, tokoh agama, masyarakat sipil dan remaja itu sendiri dalam mempromosikan Kesehatan teerutama tentang Gizi pada remaja.
Copyrights © 2022