JIMIA
Vol. 10 No. 2 (2016): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA

PENGARUH KOORDINASI INTERNAL DAN PENGAWASAN PREVENTIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI PENGANGKUT SAMPAH (Studi Kasus di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengangkutan Sampah Wilayah Soreang Dinas Perumahan, Penataan Ruang dan Kebersihan Kabupaten Bandung)

hidayat Hidayat (Universitas Nurtanio Bandung)
Agus Supriyanto (Universitas Nurtanio Bandung)



Article Info

Publish Date
03 Aug 2020

Abstract

Kinerja Pegawai Pengangkut Sampah di Unit Pelaksana Tiknis Dinas (UPTD) Pengangkutan Sampah Wilayah I Soreang Kabupaten Bandung belum optimal. Hal ini ditunjukan jadwal penarikan sampah yang tidak menentu, jarang dilakukannya sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana pentingnya pengelolaan sampah. Penelitian ini dimaksudkan untuk mempelajari dan menganalisis  seberapa besar pengaruh pelaksanaan koordinasi internal dan pengawasan preventif terhadap kinerja pegawai di Unit Pelaksana Tiknis Dinas (UPTD) Pengangkutan Sampah Wilayah I Soreang Dinas Perumahan Penataan Ruang dan Kebersihan (Dispertasih) Kabupaten Bandung. Desain penelitian yang digunakan termasuk dalam klasifikasi ilmu non eksak. Oleh karenanya metode yang digunakan adalah metode survai ekspanatori, dengan tujuan untuk menguji hubungan/pengaruh  antara dua variabel atau lebih. Dalam hal ini koordinasi internal dan pengawasan preventif sebagai variabel bebas berpengaruh terhadap kinerja pegawai pengangkut sampah sebagai varibel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kordinasi Internal dan Pengawasan Prefentif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja, sehingga untuk mencapai kinerja pegawai pengangkut sampah yang optimal maka pimpinan UPTD Pengangkutan Sampah Wilayah I Soreang Dipertasih Kabupaten Bandung perlu meningkatkan itensitas kordinasi internal dan efektivitas pengawasan prefentif di jajaran instansinya. Guna mewujudkan kinerja pegawai pengangkutan sampah yang optimal maka Pimpinan UPTD Pengangkutan Sampah Wilayah I Soreang Dipertasih Kabupaten Bandung hendaknya dapat meningklatkan intensitas Koordinasi Internal dengan cara memberikan kesempatanyang lebih luas kepada para bawahan untuk menyampaikan aran dan masukan sehingga bawahan dapat mengembangkan inisiatifnya dalam memecahkan persoalan yang terkait dengan pelayan publik bidang kebersihan. Selain itu pihak pimpinan hendaknya juga meningkatkan efektivitas pelaksanaan pengawasan Preventif di lingkungan kerja instansinya dengan cara mengikutsertakan bawahan dalam penetapan sasaran kegiatan, sehingga setiap individu pegawai merasa punya andil di dalamnya.Kata Kunci : Koordinasi Internal, Pengawasan Preventif, Kinerja Pegawai

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jimia

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi (JIMIA) contains articles and scientific papers in the form of research and non-research results, both in government institutions or in the community. This journal focuses on the theoretical and practical study of administration public and public policy ...