Jagung pulut merupakan jenis jagung yang memiliki rasa yang enak, lebih gurih, lebih pulen, dan lebih lembut. Rasa gurih tersebut timbul karena kandungan amilopektin yang terdapat pada jagung pulut sangat tinggi, di Indonesia budidaya jagung pulut masih kurang disukai oleh petani karena berbagai faktor seperti ukuran tongkolnya yang kecil, mudah terserang penyakit dan tidak adanya dosis pupuk yang tepat, salah satunya cara untuk meningkatkan pertumbuhan produksi jagung pulut dengan menggunakan pupuk NPK Mutiara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi jagung pulut, penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan lima taraf perlakuan yaitu: PO = 2.1 gr / tanaman (kontrol), PI = 4.2 gr / tanaman . P2 = 6,3 gr / tanaman. P3 = 8,4 gr / tanaman dan P4 = 10,5 gr / tanaman yang diulang sebanyak 4 kali, perlakuan NPK Mutiara tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, akan tetapi perlakuan P2 memiliki nilai rata-rata tertinggi, perlakuan NPK Mutiara berpengaruh nyata terhadap tanaman. tinggi, umur berbunga, bobot segar tongkol dengan kelobot jagung dan bobot tongkol segar tanpa kelobot jagung, Dosis NPK Mutiara terbaik pada perlakuan P2, 6,3 gr / tanaman. Kata Kunci: Pupuk NPK Mutiara, Jagung Pulut
Copyrights © 2022