Kota Kupang sebagai wakil Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan kota terpadat nomor satu di provinsi tersebut dengan kepadatan 63 jiwa/km. Ini adalah pusat perdagangan, pemerintahan, pendidikan, dan kegiatan khas perkotaan lainnya di provinsi ini. Namun belum terintegrasinya sistem drainase dan tingginya konversi lahan menyebabkan beberapa kecamatan di Kota Kupang rawan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lokasi rawan banjir berdasarkan Sistem Informasi Geografis dengan mengeksplorasi peta tematik (curah hujan, perkiraan genangan air laut, riwayat banjir, jarak dari sungai, kemiringan lereng, akuifer tanah, dan penggunaan lahan) yang dapat memvisualisasikan zona banjir di wilayah tersebut. Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelapa Lima merupakan kecamatan yang paling rawan banjir dibandingkan kecamatan lainnya, hal ini disebabkan oleh dominasi kepadatan pemukiman, perdagangan jasa, dan adanya akses jalan arteri primer yang tidak didukung oleh irigasi yang optimal. .
Copyrights © 2023