Penelitian ini bertujuan membahas perbedaan penafsiran zAl-Qur’an di kalangan para sahabat. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif melalui styudi kepustakaan. Hadil dan pembahasan penelitian ini terdiri dari bahasa Al-Qur’an dan metodenya, penafsiran Al-Qur’an di masa sahabat, munculnya perbedaan penafsiran dikalangan sahabat dan penyebabnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan penafsiran dikalangan sahabat di dorong oleh dua sebab. Pertama sebab dzatiyyah yaitu sebab yang berkaitan dengan kepribadian mufasir. Seperti kadar ilmu dan pemahaman yang dimiliki sahabat, ketelitiannya, kemampuannya dalam mendengarkan sebuah riwayat dengan sempurna atau tidak, salah dalam pengambilan hukum. Sebab kedua adalah sebab maudzu’iyyat yaitu sebab yang berkaitan dengan nash atau dilalah. Seperti perbedaan dari sisi qiraat, dari sisi irab, polemik ahli bahasa dalam memaknai sebuah kalimat, lafaz isytirak, am dan khas, muthlaq dan muqayyad, hakiki dan majazi, idlmar dan istiqlal, pertambahan kalimat, urutan awal dan akhir, muhkam dan mansukh, perbedaan riwayat penafsiran.
Copyrights © 2023