Masyarakat Toraja percaya dalam menjalani kehidupan didasarkan pada filosofi Tallu Lolona (Tiga pucuk kehidupan) merupakan ciptaan Tuhan yang tertata dalam satu lingkup yang harmonis. Filosofi Tallu Lolona merupakan ajaran nenek moyang yang patut untuk dilestarikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui makna dari filosofi Tallu Lolona pada kehidupan masyarakat Toraja serta kemungkinan inspirasi yang dapat diterapkan ke dalam elemen desain interior melalui garis, bentuk, pola, ruang, pencahayaan dan warna. Artikel kualitatif ini menggunakan pendekatan kajian budaya yang didukung dengan eksplorasi literatur. Hasil yang kajian ini adalah gagasan berupa garis, bentuk, warna, ruang, tekstur dan pencahayaan yang diambil dari nilai tangible dan intangible filosofi Tallu Lolona, melalui Passura atau ukiran dinding rumah Tongkonan. Penelitian ini memiliki kontribusi mengenai pengetahuan tentang nilai budaya Toraja yang sekaligus sebagai peninggalan nenek moyang yang harus dilestarikan sehingga identitas bangsa dapat tetap terjaga.
Copyrights © 2023